JAKARTA, fornews.co – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan peran polisi selama penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).
Menurut Listyo Sigit, Polri telah memberangkatkan tambahan 1.500 personel untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
“Ada kurang lebih kita bagi 1.500 itu yang di Aceh, ada juga yang di Sumatera Utara dengan tugas membantu mempercepat pembersihan terkait rumah, tempat ibadah, sekolah-sekolah, dan juga sektor-sektor pelayanan publik,” ujar dia, saat memberi keterangan pers di Posko Terpadu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta (Senin/29/2025).
“Termasuk juga pemasangan-pemasangan sumur bor, kemudian kebutuhan-kebutuhan lain yang dibutuhkan,” imbuh dia.
Hingga saat ini, kata Sigit, total personel Polri yang terlibat dalam operasi kemanusiaan bencana di Sumatera telah mencapai 10.759 personel. Bahkan, pihaknya telah menyiapkan personel berikutnya bila nanti kemudian ada tugas-tugas lanjutan.
“Khususnya seperti yang disampaikan oleh Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) terkait dengan persiapan infrastruktur apabila ada pembangunan huntara (hunian sementara) dan huntap (hunian tetap),” kata dia.
Berikutnya, ungkap Kapolri, dalam mendukung kebutuhan logistik dan layanan dasar, Polri telah mengoperasikan sejumlah dapur lapangan, posko kesehatan, dan posko pelayanan yang tersebar di tiga wilayah terdampak. Kemudian, melaksanakan pembangunan fasilitas air bersih termasuk rencana pembangunan sumur bor yang masih terus berjalan.
“Kami siapkan mobil toilet 2, kita bangun MCK 75, mobil tangki air pun kita dorong ada 32, kemudian tangki air bersih ada 400, jet pump 1.431, sumur bor dan target penambahan sumur bor ada 564 yang akan kita bangun, dan tower dan torrent juga saat ini sedang kita dorong untuk kebutuhan hal tersebut,” ungkap dia.
“Polri membuka layanan servis dan cuci motor gratis bagi kendaraan masyarakat yang rusak akibat bencana. Selain itu, Polri turut terlibat dalam pembangunan dan perbaikan jembatan di wilayah terdampak, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan,” tandas dia. (aha)

















