PALEMBANG, fornews.co – Manajemen Sriwijaya FC tengah dipusingkan dengan sarana akomodasi pemain saat berkumpul kembali jelang lanjutan kompetisi Liga 2 2020.
Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin mengatakan, pihaknya sudah menemui manajemen PT Jakabaring Sport City sebagai pengelola Wisma Atlet. HZ mempertanyakan kemungkinan pemain untuk bisa menempati Wisma Atlet.
“Tapi karena Wisma Atlet tengah digunakan untuk Rumah Sehat COVID-19 sepertinya kita tidak bisa menggunakannya,” ujar HZ, Selasa (28/07).
Rencana mengumpulkan pemain di bulan Agustus mendatang, Sriwijaya FC harus segera mencari tempat menginap bagi pemain dan ofisial. Jika biasanya pemain menginap di Wisma Atlet, namun karena COVID-19 membuat hal tersebut tidak memungkinkan.
“Bagaimana lagi, kita harus mencari penginapan untuk pemain. Tapi mencari hotel di musim COVID-19 ini untuk masa yang cukup panjang juga bukan sesuatu yang mudah,” kata HZ.
Selain penginapan, persoalan lain yang menerpa Sriwijaya FC adalah homebase Stadion Gelora Sriwijaya. Stadion itu tengah direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U20 tahun 2021. Sehingga kemungkinan besar Rudiyana dkk, tidak bisa latihan disana.
“Untuk latihan kita masih pertimbangkan lokasinya. Bisa di lapangan PTBA Muara Enim atau bisa di Stadion Bumi Sriwijaya. Tapi diupayakan tetap di Sumsel,” tuturnya.
Setelah memastikan lapangan latihan, barulah selanjutnya manajemen mencari tempat menginap pemain dan ofisial.
“Kita cari hotel atau mess yang dekat dengan lapangan latihan. Supaya lebih efektif dan efisien,” tukasnya. (ije)

















