PALEMBANG, fornews.co – Jelang pelaksanaan Asian Games 2018, kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi sorotan semua pihak. Karhutla yang dapat menimbulkan kabut dan asap tersebut dianggap potensial mengganggu jalannya pesta olahraga bangsa-bangsa Asia itu.
Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla seperti tahun 2015, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengadakan Rapat Persiapan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan Pada Penyelenggaraan Asian Games 2018.
“Segala sesuatu yang berkaitan dengan Asian Games 2018 harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya (termasuk Karhutla),” kata Sekretaris Kemenko PMK, YB Satya Sananugraha saat rapat koordinasi (rakor) di Hotel Exelton Palembang, Rabu (11/04).
Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang diikuti oleh menteri-menteri terkait, dibicarakan hal-hal teknis sampai yang terkecil, apa saja yang berkaitan dengan Asian Games.
“Rakor yang diadakan ini untuk mengkoordinir satuan-satuan atau SKPD-SKPD, unit-Unit yang terkait dengan kebakaran hutan harus siap siaga. Karhutla menjadi tanggung jawab kita semua, siapa yang mau kebakaran hutan, sehingga menimbulkan bencana kabut asap. Pencegahan kebakaran hutan, ada pada kita semua,” tegasnya.
Dia menambahkan, jika semua sudah berusaha tetapi masih terjadi kebakaran, maka selanjutnya menjadi tugas BNPB dan Basarnas serta kementerian atau instansi lainnya yang terkait. (bas)

















