SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menginstruksikan semua Perangkat Daerah terkait untuk turun membantu penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir.
“Guna menanggulangi karhutla di Desa Muara Medak, saya bersama Kolonel Pnb.Heri Sutrisno (Danlanud) dan Kolonel Arh Sonny Septiono (Danrem) turun langsung ke lokasi bersama,” kata Dodi, Senin (19/08).
Untuk percepatan penanganan karhutla agar tak meluas, Dodi telah menginstruksikan pada hari sebelumnya bahwa pihaknya membentuk dua tim dari perangkat daerah terkait yang bertugas.
“Semua tim terjun langsung untuk ikut memadamkan dan menyelamatkan masyarakat setempat di Dusun V dan Dusun IX yang saat ini paling terdampak karhutla. Kita semua turun dan kita membagi dua tim ke lokasi kebakaran,” ujarnya.
Dodi mengatakan, untuk di Dusun V Desa Muara Medak diturunkan tim dari Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Sedangkan di Dusun IX Desa Muara Medak diturunkan tim dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Selain tim OPD yang ke lapangan untuk menambah pasukan darat kita, pada hari ini kita berdoa serentak memohon rida kepada Allah SWT dengan melaksanakan salat Istisqa secara serentak, baik di halaman kantor Pemda, di kecamatan dan desa, serta di ponpes-ponpes yang berada dalam wilayah Muba,” tuturnya.
Di samping itu, Dodi juga telah berkomunikasi dengan Kepala SKK Migas untuk menginstruksikan perusahan-perusahaan KKKS dan juga telah mengimbau seluruh perusahan perkebunan yang berdekatan dengan lokasi kebakaran, untuk ikut membantu melakukan pemadaman karhutla di Desa Muara Medak.
Sementara itu, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi menginformasikan bahwa hari ini bersama Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex, dirinya juga terjun langsung memantau perkembangan karhutla serta mengkoordinir penanganan yang dilakukan jajaran Pemkab Muba di lapangan.
“Termasuk dengan Pemprov Jambi untuk memberikan dukungan penanggulangan karhutla, karena lokasi kebakaran berbatasan dengan Jambi, dan kita ada MOU untuk itu,” kata Beni.
Terkait arahan pimpinan, Staf Ahli Bupati Haryadi Karim mengatakan, telah berkoordinasi dengan Pemprov Jambi untuk membantu penanganan karhutla.
“Sesuai arahan, saya sudah komunikasi dengan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi. Mereka siap bantu dan dalam dua hari ini akan ada penambahan helikopter untuk melakukan Water Boombing (WB),” ujar Haryadi.
Sedangkan, Sekretaris.Daerah Muba Apriyadi meminta Camat Bayung Lencir untuk segera melakukan tindakan evakuasi warga.
“Saya sudah instruksikan Camat Bayung Lencir untuk segera mengevakuasi warga ke tempat yang aman. Dan meminta Dinas Sosial untuk segera membangun tenda pengungsian dan dapur umum,” ujar Apriyadi.
Menindaklanjuti arahan Sekda Muba, Camat Bayung Lencir Achmad Toyibir mengatakan, pihaknya terus berusaha meminimalisir dampak karhutla khusus warga yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.
“Kami telah mengungsikan warga yang tediri dari sembilan keluarga. Sementara ditampung di rumah Kepala Desa Muara Medak. Dan pada hari ini bersama Tim Pemkab Muba membangun tenda pengungsian beserta dapur umumnya. Dapur umum dipergunakan baik untuk tim dan pengungsi,” ungkapnya.
Pembangunan tenda dan dapur ini melibatkan tim Tagana dari Dinsos Muba. Selain itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Thamrin mengatakan, pihaknya juga telah menggerakan personelnya ke lapangan.
“Saya sudah instruksikan semua Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk membantu petugas di lapangan. Selain itu kita telah siapkan logistik sebanyak 15 ton beras, jika diperlukan langsung dapat didistribusikan ke lokasi terdampak karhutla,” ujarny.
Terpisah, Kabag Kesejahteraan Rakyat Muba Opi Palopi mengatakan, sesuai instruksi Bupati Dodi Reza, selain pemadaman kebakaran di lapangan bekerja maksimal, jajaran Pemkab Muba juga bermohon kepada Allah lewat salat Istisqa atau salat minta diturunkan hujan.
“Pada hari ini Senin jam 07.00 WIB, telah digelar salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Muba, dihadiri dan diikuti oleh semua ASN, tenaga kontrak dan masyarakat Muba. Termasuk juga kami telah mengimbau agar di seluruh mesjid dalam wilayah Muba dapat menggelar salat Istisqa. Kita bermunajat kepada Allah SWT agar segera diturunkannya hujan. Sehingga dampak karhutla tidak semakin meluas, dan Tim Karhutla di lapangan diberi kekuatan dan kesehatan, sehingga mampu melaksanakan tugas mulia ini dengan baik,” ungkapnya.(bas)
















