
PALEMBANG, fornews.co-Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel Ramlan Holdan menyatakan, sebagai wilayah yang telah menjelma menjadi kota internasional, Palembang tetap membutuhkan sentuhan wanita agar tetap lebih baik.
“Pemimpin perempuan bukan suatu hal yang tabu. Bahkan NU sejak dari dulu sudah membahas fiqh pemimpin perempuan. Karena itulah, kami sangat mendukung, jika ada pemimpin perempuan yang tampil di kota ini,” ungkapnya, saat dikunjungi Lury Elza Alex, di Kantor DPW PKB Sumsel, Kamis (08/06).
“Nah Juli nanti, PKB Ulang Tahun ke-19. Ini momentum dan diharapkan Lury bisa hadir dan bersinergi dengan bapak Hernoe Roesprijadji mensukseskan acara tersebut,” paparnya.
Kedatangan Duta anti Narkoba Sumsel itu ke markas PKB Sumsel Kamis pagi, selain ditemui Ramlan Holdan, juga di temui Sekretaris Nasrul Halim, H Juarsyah dan balon walikota dari PKB Hernoe Roesprijadji SIP serta pengurus PW GP Ansor Sumsel.
“Selama ini kitakan ketemu di forum besar, jadi ingin lebih fokus lagi. Kalau ketemu seperti ini lebih enak komunikasi,” ujar Lury saat berbicara bersama pengurus DPW PKB Sumsel.
Putri bungsu Gubernur Sumsel Alex Noerdin itu melanjutkan, antara dia dengan PKB memiliki garisan jelas, sebab sama-sama keluarga besar Nahdhatul Ulama (NU). Jadi, silaturahmi ini diharapkam bisa membangun sinergitas yang lebih kongkrit. “Saya juga sekaligus mengundang, tanggal 16 Juni untuk berbuka puasa bersama, juga agenda-agenda kecil berbagi takjil dan lainnya,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lury juga meminta restu untuk maju sebagai calon walikota Palembang 2018 nanti. Sebab, saat ini Palembang masih kekurangan pemimpin perempuan. “Ya sekaligus meneruskan generasi kepemimpinan di Sumsel ini,” tandasnya.(tul)















