PALEMBANG, fornews.co – Meski klub peserta Liga 1 dan Liga 2 2020 sudah banyak mempertanyakan soal status kompetisi, namun PSSI belum juga mengambil sikap. Federasi sepak bola Tanah Air itu masih menunggu keputusan Pemerintah terkait status tanggap darurat COVID-19.
Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi menerangkan, mengenai kelanjutan kompetisi di era pandemi, PSSI masih berpegang pada SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020 terkait situasi Liga dalam keadaan kahar/force majeure sesuai status tanggap darurat BNPB.
“Surat keputusan Ketua Umum PSSI itu masih berlaku, jadi kita masih menunggu hingga 29 Mei sesuai keputusan Pemerintah. Baru setelah itu kita bicara alternatif dan opsi-opsi mengenai kelanjutan kompetisi Liga 2020,” ujar Yunus usai rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (12/05) malam.
Rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar melalui sarana konferensi video ini berlangsung selama dua jam dari pukul 21.00-23.00 WIB. Rapat dihadiri lengkap 15 anggota Exco yang dipimpin Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Selain mengenai kompetisi, hal kekinian yang juga dibahas pada rapat itu adalah persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.
“Pada rapat ini, Ketua Umum PSSI menegaskan bahwa tanggal pelaksanaan Piala Dunia masih on schedule dan meminta PSSI terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan FIFA, terutama terkait administrasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021,” terang Yunus. (ije)
















