PALEMBANG, fornews.co – Meski pada beberapa laga yang dimainkan Sriwijaya FC di Piala Presiden 2018 Makan Konate tidak bermain di posisi idealnya, namun pemain asal Mali itu tetap bagian penting dari strategi racikan Rahmad Darmawan.
Menggunakan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3, Konate terlihat lebih banyak menyisir sisi sayap kanan. Meski sempat juga dimainkan ke posisi idealnya di gelandang serang, namun peran Konate tampaknya lebih dibutuhkan menajamkan sayap Laskar Wong Kito karena di tengah sudah ada Adam Alis yang performanya juga stabil. Alhasil publik menilai performa Konate belum sebaik saat membela Persib Bandung. “Siapa bilang Konate tidak main bagus? Konate pemain yang penting buat tim,” tegas Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.
Menurut RD, meski Konate tidak dimainkan di posisi idealnya, namun keseimbangan permainan tim antara bertahan dan menyerang ada pada sosok Konate dan Dzhalilov yang bermain di sayap kanan dan kiri.
“Full back lawan hampir tidak bisa melakukan serangan secara frontal karena terhalang oleh kedua pemain itu. Jadi jangan dianggap bahwa seorang pemain belum bermain sebaik waktu di posisi idealnya menjadi pemain yang tidak berarti. Bagi saya, Konate perannya besar sekali (buat tim),” pungkas pelatih asal Metro, Lampung, ini. (ije)

















