PALEMBANG, Fornews.co – Akses jalan masuk menuju ke wilayah Kecamatan Gandus ternyata masih menjadi keluhan warga yang bermukim di kawasan tersebut. Karena, hingga saat ini sebagian kondisi jalan utamanya banyak yang rusak parah.
Pantauan fornews.co di Jalan Lettu Karim Gadir RT 06, RW 02 di dekat SD Negeri 147 Palembang, ada beberapa kondisi jalan yang terputus-putus dan ada yang diperbaiki, serta ada yang rusak parah. Kondisi ini tentu cukup menggangu lalu lintas kendaraan yang lalu lalang.
M Asmir (30), warga Kecamatan Gandus mengatakan, sudah banyak keluhan dari mulut ke mulut yang diutarakan warga. Apalagi, sebagai tukang ojek on line, Asmir mengaku sangat terganggu saat melintasi jalanan tersebut. “Jalan rusak ini membuat saya sulit beroperasi, kalau musim hujan becek ada banyak genangan air, kalau musim kemarau banyak debu,” keluhnya.
Dia mengatakan, sebagian jalan yang dicor tinggi dan jalan yang berlubang seperti kubangan sapi itu sudah menelan korban. “Kemaren ada tetangga saya sekeluarga mengalami kecelakaan di dekat jalan yang bercor tinggi dan berlubang, mereka sekeluarga mengalami cidera dan pecah kepala. Jalan disini bukan seperti lintasan moto cross lagi, tapi hancur seperti kubangan sapi,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bagian Humas Pemerintahan Kota Palembang, Amiruddin Sandy, S.STP, M.Si, menjelaskan, jalan di kawasan gandus akan secepatnya dilakukan perbaikan, karena sudah ada anggarannya untuk tahun 2019.
“Ada banyak perbaikan yang harus dilakukan. Atas kebijakan pak wali kota, akhirnya pada tahun 2018, diperbaikilah jalan di kawasan Gandus. Total kerusakan jalan ada sekitar 4,5 kilometer, sementara yang sudah diperbaiki sudah mencapai 2 kilometer. Sisa jalan yang belum diperbaiki akan diselesaikan pada tahun 2019 dan sudah ada anggarannya,” jelasnya, senin (17/12).
Amiruddin melanjutkan, bahwa tidak seluruh jalan yang rusak bisa diperbaiki, tapi pemerintah menginginkan yang terbaik dengan melakukan pengecoran yang bagus dan tahan lama.
“Belum seluruhnya diperbaiki, karena mendahulukan bagian yang rusak parah, hal ini juga di pengaruh kondisi tanah yang ada di kawasan tersebut. Jadi pemerintah memakai spesifikasi yang bagus agar tahan lama,” tukasnya. (irs)

















