SEKAYU, fornews.co – Kasus Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin mengalami peningkatan signifikan belakangan ini. Namun Pemkab Muba mengklaim penanganan pasien maupun identifikasi suspek Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin dapat berjalan baik.
Hal ini diperkuat pula dengan pengetatan larangan pulang kampung serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex.
“Memang setiap bulan Ramadan menjelang Idulfitri ada tradisi pulang ke kampung untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, dengan sangat menyesal untuk tahun ini belum dapat dilakukan, ini demi kebaikan kita semua warga Muba agar terhindar dari lonjakan penularan wabah Covid-19,” tegas Dodi, Senin (3/5/2021).
Menurut Dodi, jika disiplin protokol kesehatan ditegakkan dengan baik, maka penyebaran Covid-19 dapat dicegah.
“Apabila disiplin ini dilakukan, Insyaallah mudik lebaran tahun depan dapat dilakukan dengan normal,” katanya.
Dodi menyampaikan, dirinya juga memperketat pengawasan wilayah Muba serta memaksimalkan vaksinasi dan penerapan 3T dan protokol kesehatan 3M.
“Selain itu, saya juga menginstruksikan semua Camat di Muba wajib berada ditempat dan turun tangan dengan baik dalam melakukan pengetatan wilayah dan prokes Covid-19,” ujarnya.
Sementara itu, Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam kunker ke Palembang mengaku kaget dengan PPKM di Sumsel yang dinilai longgar dan mengakibatkan peningkatan penderita Covid-19 hingga mencapai 65 persen.
“Sumsel ini sudah lampu kuning, kenaikan penderita Covid-19 sangat tinggi. Saya minta betul peran Kepala Daerah harus maksimal dalam upaya pengetatan penerapan PPKM,” tegasnya.
Mantan Kapolri RI ini menambahkan, saat ini Sumsel ada di urutan pertama dengan penambahan penderita Covid-19.
“Saya lihat kerumunan masih terjadi serta masyarakat masih cuek dengan kewajiban untuk memakai masker,” bebernya.
Tito menambahkan, di sisi lain dia mengapresiasi upaya Kepala Daerah yang sangat maksimal dalam upaya pengetatan wilayah guna mencegah penularan wabah Covid-19.
“Saya apresiasi daerah yang all out melakukan pengetatan wilayah serta menggencarkan penerapan PPKM, pertahankan dan selalu edukasi masyarakat,” ungkap Tito.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah menyebutkan, saat ini pelaksanaan pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 terus digencarkan.
“Meski warga yang sadar akan prokes di Muba sangat berjalan baik, tetapi sosialisasi serta edukasi prokes terus kita gencarkan,” ucap Azmi.
Azmi menambahkan, warga Muba di perantauan untuk terlebih dahulu menahan rindu dengan tidak pulang kampung agar juga upaya ini melindungi keluarga terhindar dari penularan wabah Covid-19.
“Saya yakin warga Muba di perantauan sangat mengerti dengan kondisi saat ini, mari kita patuhi bersama imbauan pak Bupati ini demi kebaikan kita bersama,” pungkasnya. (ije)

















