PALEMBANG, fornews.co – Berstatus tamu, PSMS Medan memasang target tinggi untuk meraih kemenangan saat berhadapan dengan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Selasa (01/10) sore.
Pelatih PSMS Medan Jafri Sastra mengatakan, meski secara fisik pemainnya lebih unggul karena laga pekan 19 kontra Aceh Babel United ditunda, namun hal itu tidak serta merta menjamin timnya mudah menundukkan tuan rumah. Sebab Jafri sadar secara tim Sriwijaya sangat matang.
“Komposisi pemain yang dimiliki Sriwijaya sesuai harapan manajemen untuk kembali ke Liga 1. Kami berharap besok bisa bermain bagus dan hasilnya maksimal,” kata Jafri pada pre-match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (30/09) sore.
Menurut Jafri, dibalik optimisme mengimbangi permainan Sriwijaya di kandangnya, PSMS dihadapkan pada absennya dua palang pintu Bruno Casimir dan Andre Oki Sitepu.
“Bruno absen karena terkena hukuman dari Komdis akibat berlaku kurang sportif di laga kontra Persita Tangerang. Kalau Sitepu kondisinya tidak terlalu baik makanya kami tinggal. Pemain lainnya dalam kondisi bugar dan siap menghadapi Sriwijaya besok,” terang Jafri.
Di sisi lain, Jafri juga mewaspadai komposisi yang akan dimainkan Sriwijaya besok. Sebab saat dikalahkan Persiraja, Jafri menilai komposisi yang diturunkan bukan tim reguler Sriwijaya.
“Sriwijaya ke Persiraja separuh hati dengan menurunkan pemain cadangan, pemain inti tidak dimainkan. Mungkin karena Sriwijaya memandang PSMS lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, striker PSMS Medan Ilham Fathoni menegaskan, kedatangan tim ke Palembang untuk memaksimalkan pertandingan besok. Hal itu dikarenakan laga ini sangat menentukan langkah PSMS ke babak 8 Besar.
“Kami anggap inilah laga final kami. Insyaallah kami bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Medan. Sriwijaya di peringkat atas, tidak gampang dapat poin disini, tapi kami akan berusaha maksimal,” tegasnya. (ije)

















