JOGJA, fornews.co — Meski pentasyarufan dana zakat fitri kepada guru berbeda dari tahun sebelumnya, Lazismu DIY tetap konsisten menyalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
Melalui “Tasharruf Program Peduli Guru dengan FitriMu” yang digelar pada Sabtu, 5 Juli 2025, di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Kampus 2, tahun ini Lazismu DIY menggandeng beberapa institusi termasuk Bank BPD DIY Syariah.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Lazismu DIY Bidang Program dan Pendistribusian, Maryono, S.Pd., M.T., usai pentasyarufan di Gedung Siti Moendjijah.
“Tahun ini sistemnya berbeda dengan tahun-tahun lalu. Tahun-tahun lalu itu murni zakat fitri. Tetapi tahun ini kita mencoba menggandeng beberapa institusi untuk memberikan bantuan kepada bapak-ibu guru,” ucapnya.
Dana zakat yang disalurkan Lazismu khusus untuk program “Tasharruf Program Peduli Guru dengan FitriMu” adalah dari para donatur.
Maryono mengungkapkan meski setiap tahun dilaksanakan pentasyarufan, namun, pihaknya tetap harus berhati-hati dalam memberikan zakat fitri khusus kepada guru.
“Tentu kami harus hati-hati memberikan zakat fitri (khusus) untuk guru yang memenuhi asnaf zakat fitri,” ujarnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menyambut baik dan mendukung Lazismu DIY dalam upaya mengangkat martabat guru.
Melalui “Tasharruf Program Peduli Guru dengan FitriMu”, PWM DIY juga berterima kasih kepada seluruh guru di persyarikatan Muhammadiyah yang tanpa henti merawat keihlasan.
“Bertahan menjadi modal istimewa bagi guru dalam situasi dan kondisi apapun,” ungkap Ketua PWM DIY, Ketua PWM DIY, Dr Muhamad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A.
Ikhwan menegaskan, para guru adalah pahlawan-pahlawan yang luar biasa –yang menjadikan anak-anak bangsa menjadi cerdas dengan iman yang kuat.
Menurut dia, anak bangsa yang cerdas dengan iman yang kuat menjadi harapan bagi semua pihak.
Apa yang dilakukan Lazismu DIY, akan membuat para guru memiliki etos kerja dan memegang amanah sebaik-baiknya.
Setidaknya tahun ini ada 697 guru TK, SD dan SMA, penerima dana fitri. Masing-masing guru menerima Rp 2.400.000 dari total yang disalurkan sebesar Rp 1.672.800 miliar.
















