JAKARTA, fornews.co – Lifter andalan Indonesia Eko Yuli Irawan, dapat memenuhi target medali emas Asian Games 2018, setelah mengungguli angkatan lifter asal Vietnam dan Uzbekistan, yang berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta, Selasa (21/08).
Pria kelahiran Lampung, ini mampu tampil maksimal dengan total angkatan 311 kilogram (Kg) dari angkatan snatch 141 Kg, dan angkatan clean and jerk, 170 Kg. Eko mengalahkan rekor lifter asal Vietnam, Van Vinh Trink, dengan angkatan terbaiknya di 299 Kg. Serta melewati jauh lifter Uzbekistan, Adkhamjon Ergashev, dengan total angkatan 298 Kg.
“Kemenangan Eko di cabang olahraga angkat besi ini, kita sambut dengan gembira. Alhamdulillah, angkat besi memberi optimisme bagi kita semua. Ini menandakan target yang kita perjuangkan masih on the track. Sesuai kalkulasi potensi dan perkiraan kita, target di angkat besi memang di Eko Yuli,” ujar Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Syafruddin.
Keberhasilan lifter Eko, itu langsung disaksikan Presiden Joko Widodo, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
“Ini emas kelima bagi Indonesia. Mudah-mudahan dalam seminggu ke depan kalau terus bisa on the track seperti ini kita akan bisa segera melihat kenyataan target sepuluh besar,” kata Syafruddin.
Presiden Jokowi, tampak beberapa kali berdiri dan memberi hormat, setiap saat Eko berhasil melakukan angkatan clean and jerk. Usai mengalungkan medali kepada para pemenang cabang angkat besi putra, Presiden kembali menyatakan ihwal bonus yang sudah disiapkan untuk Eko Yuli.
“Bonusnya ada. Sudah dipersiapkan sesuai yang yang dijanjikan. Satu setengah miliar rupiah,” kata Presiden di hadapan media. (ibr)

















