YOGYA, fornews.co—Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta mengerahkan personil pengamanan dan melakukan manajemen lalu lintas pada malam pergantian Tahun Baru 2022.
Sebanyak 1100 personil akan dikerahkan di kawasan Tugu, Malioboro dan Kraton (Gumaton) dengan mendirikan pos-pos pengamanan dan pelayanan.
Kepala pejabat Polisi Kota Yogya mengatakan khusus pergantian Tahun Baru 2022 tidak ada penutupan Jalan Malioboro.
Baca: Difabel di Yogya Terima Bansos dari Itwasum Polri
Jika setiap pukul 18.00-21.00 WIB Malioboro ditutup bagi kendaraan, namun, khusus pergantian Tahun Baru 2022 justru dibuka untuk berbagai jenis kendaraan.
Kendaraan yang hendak ke Malioboro harus melewati Jalan Mataram dan hanya melalui satu pintu.
“Mulai dari Pal Putih sampai dengan Nol Kilometer tidak akan ada penutupan. Semua jenis kendaraan boleh melewati Malioboro, namun, tidak boleh berhenti,” ucap Kapolresta Yogya, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro SIK MH, Selasa (21/12/2021) kepada awak media.

Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pada pergantian Tahun Baru 2022, Polresta Yogya juga melakukan manajemen lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Kendaraan dari Kotabaru dan arah Utara (Tugu Jogja) yang berbelok melewati Parkiran Abu Bakar Ali diarahkan lurus melewati kawasan destinasi Pasar Kembang.
“Kalau misalnya dari arah Ngabean ke Timur sudah full, kita tutup dan arahkan ke Selatan. Ini bersifat tentatif,” jelasnya.
“Begitu juga jika sepanjang Malioboro penuh, kendaraan akan dialihkan.”
Baca: Polresta Yogya tetapkan Polsek Kotagede sebagai Polsek Rintisan Ramah Anak
Khusus pergantian Tahun Baru 2022, ojek online (Ojol) tidak diperbolehkan menaikkan atau menurunkan penumpang di depan Malioboro Mall. Ojol akan diarahkan ke sisi Selatan hingga Hotel Mutiara.
Pertimbangannya, kawasan Malioboro Mall merupakan salah satu titik keramaian yang paling sering mengalami kemacetan.
Dalam melakukan pengamanan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Gumaton terdiri dari TNI, Polri dan SatPol PP.
Ada 4 pos yang sudah disiapkan, yakni Pos Tugu, Pos Tetek, Pos Ngejaman dan Pos Titik Nol Kilometer.
“Nanti kita barikade dengan anggota, untuk melakukan penjagaan di sepanjang jalur Malioboro. Karena kalau sekali berhenti pasti akan menumpuk panjang sekali.”
Pihaknya mengimbau, bagi yang melewati Malioboro saat merayakan malam pergantian tahun untuk tetap berada dalam kendaraan. Kendaraan juga tidak diperbolehkan berhenti.
“Tidak boleh ada mobil yang berhenti dan menurunkan penumpang. Tidak ada!” tegas Kapolresta Yogya.
Baca: Wajib Militer, Penguasa Yogya Restui Lokasi Khusus bagi ABH
Dijelaskan, terkait instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pihaknya wajib mengamankan dan mengurangi adanya kerumunan.
Tidak ada pelarangan kegiatan, namun, penyelenggara wajib membatasi jumlah orang yang termasuk di dalamnya.
“Anda mau kemanapun silakan, tetapi, mengikuti rekayasa yang sudah kita disiapkan. Intinya di sepanjang Malioboro tidak boleh ada mobil yang berhenti,” pungkas Kapolresta Yogya. (adam)

















