YOGYA, fornews.co – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah mengaktifkan sistem respon darurat untuk membantu warga terdampak erupsi Merapi.
Wakil pejabat MDMC PP Muhammadiyah mengatakan sampai saat ini telah membuka pos pelayanan kesiapsiagaan bencana Gunung Merapi berbasis di Yogyakarta.
“Perencanaan sistem kesiapsiagaan terhadap bencana Gunung Merapi sudah disiapkan sejak 2020,” ungkap Wakil Ketua MDMC, Naibul Umam, di Yogya, dikutip fornews.co dari laman resmi Muhammadiyah.
Sistem itu disiapkan jika sewaktu-waktu Gunung Merapi terjadi peningkatan aktivasi erupsi baik freatik maupun yang lebih besar.
Dengan diaktifkannya sistem respon darurat, kata Naibul, MDMC akan bergerak cepat membantu warga terdampak erupsi Merapi.
Setidaknya MDMC telah membagikan masker dalam jumlah besar pada erupsi Merapi sejak Sabtu, 11 Maret 2023, di sejumlah kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
“Ada 20.000 masker yang sudah diberikan ke masyarakat, mulai di Kecamatan Dukun, Kecamatan Sawangan, Tegalrejo dan Kecamatan Candimulyo, sampai di kota Magelang,” kata dia.
Selain membagikan masker dalam jumlah yang besar, didukung oleh LazizMu, MDMC juga membagikan kacamata pelindung kepada para petani di lereng Gunung Merapi.
Selain di Kabupaten Magelang, MDMC juga menyiagakan personilnya di Sleman, Klaten dan Boyolali.
Guna mengantisipasi sebaran berita hoax pihaknya meminta masyarakat untuk mengakses informasi tentang Merapi melalui dari BPPTKG. (adam)

















