PALEMBANG, fornews.co-Perbaikan-perbaikan infrastruktur Sumsel bukan lagi masuk dalam prioritas utama pada APBD 2018. Minimnya anggaran lantaran terjadi efisiensi anggaran, mengharuskan dana anggaran infrastruktur hanya diperuntukkan pemeliharaan saja.
”Anggaran tahun depan itu mengalami keterbatasan, makanya (anggaran) hanya untuk pemeliharaan saja bukan perbaikan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, di ruang kerjanya, Selasa (17/10).
Anita menerangkan, bahwa untuk tahun 2018 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) menganggarkan Rp230 miliar untuk pemeliharaan jalan. Sedangkan tahun 2017 ini anggaran perbaikan jalan pada perubahan hanya Rp5 miliar.
“Anggaran itu bukan hanya untuk perbaikan jalan saja. Namun untuk membangun jembatan Musi VI, karena setelah kita konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri, pembangunan Jembatan Musi VI harus segera direalisasikan, kalau tidak diselesaikan justru akan berdampak negatif bagi Pemprov Sumsel,” terangnya.
Politisi wanita Partai Golkar ini melanjutkan, penyelesaian Jembatan Musi VI sangat mendesak. Terlebih lalu lintas kendaraan yang melalui Jembatan Ampera sudah sangat padat. “Diharapkan, dengan adanya Jembatan Musi VI, maka akses menuju Ilir dan Ulu akan lancar, sehingga kemacetan dapat terurai. Apalagi tahun depan Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games,” ujarnya.
Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengunjungi lokasi pembangunan Jembatan Musi IV, karena sebagian besar pengerjaannya menggunakan dana dari APBN. “Tahun 2018 semakin dekat, jadi kami akan meninjau langsung proyek yang menggunakan anggaran pusat. Sudah berapa besar anggaran yang terserap, seperti Jembatan Musi IV, jembatan VI dan lainnya,”tandasnya. (tul)

















