PALEMBANG, fornews.co – Tidak hanya berupaya keras mengungkap motif dibalik tewasnya satu keluarga di Villa Kebun Sirih, polisi juga menelusuri asal usul senjata yang diduga menghabisi nyawa para korban.
Empat orang dalam satu keluarga yaitu Fransiskus Xaverius Ong (45), Margaret Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathlyn Fransiskus (11), ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala, Rabu (24/10) pagi. Dugaan FX Ong membunuh anak dan istrinya sebelum menembak dirinya sendiri menguat karena di tangannya terdapat pistol revolver.
“Senjata sedang di cek. Dir Intel sudah saya mintakan keterangan, kan kami sudah tahu nomor registernya. Apakah ini terdaftar ada izin atau ilegal,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10) sore.
Kapolda mengaku belum mendapat informasi secara detail mengenai asal usul senjata yang ditemukan di TKP. Namun Kapolda menepis penilaian jika senpi tersebut merupakan rakitan.
“Disitu saya lihat bentuknya bagus, beda dengan (senpi) yang rakitan. Kalaupun rakitan tampaknya produk dari luar negeri karena ada tulisannya (merek) Taiwan. Jenisnya revolver dengan peluru tajam. Bisa jadi airsoft gun (dimodifikasi) dipakaikan peluru tajam,” tutur Kapolda.
Kapolda menambahkan, jika dari hasil olah TKP awal yang dilakukan, petugas masih mencari satu selongsong peluru. Sebab dari empat korban yang masing-masing tertembus peluru, polisi baru menemukan tiga selongsong peluru.
“Untuk senjata yang kami temukan, dua selongsong di luar, satu selongsong di dalam silinder, dan satu peluru masih dalam silinder. Artinya masih ada satu selongsong yang belum kami temukan,” terang Kapolda. (ije)

















