PALEMBANG, fornews.co – Ada kisah menarik saat Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mendatangi markas Korem Garuda Dempo (Makorem 044/Gapo), Jumat (7/3/2025).
Sejatinya kedatangan sang Jenderal ini untuk memberikan pengarahan kepada para prajurit dan PNS di lingkungan Korem Garuda Dempo. Hanya saja, saat menginjakan kaki Makorem 044/Gapo, Pangdam mendadak seperti flashback ke masa kecilnya.
Ya, sekadar informasi bahwa masa remaja Mayjen TNI Ujang Darwis ini tumbuh di Kota Palembang dan tinggal di komplek Makorem 044/Gapo. Riwayat pendidikan umum Mayjen TNI Ujang Darwis sendiri berasal dari SMP Negeri 19 Palembang dan melanjutkan ke SMA Negeri 3 Palembang.
Makanya, sang Jenderal masih paham betul tentang kondisi Kota Palembang. Apalagi, ketika dia meluangkan waktu meninjau bangunan Korem, flashback ke masa kecilnya, melihat kondisi rumah dinas saat kecil.
“Korem Garuda Dempo ini dulu adalah Rinif, Susjur. Ayah saya dulu Bintara Pelatih, ya melatih disini (Makorem 044/Gapo),” ujar dia didampingi Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto.
“Saya ingat betul, dulu selesai Magrib, bersama teman-teman kami mengaji, sembari menunggu azan salat Isya,” ungkap dia.
Terlepas dari masa kecilnya tersebut, Ujang Darwis memanfaatkan untuk berkomunikasi dua arah dengan prajurit dan PNS Korem 044/Gapo, dengan memberikan kesempatan bertanya dan mengajukan saran.
“Saya berpesan kepada warga Korem 044/Gapo untuk memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bersama keluarga. Juga untuk menghindari pelanggaran disiplin yang dapat merugikan diri sendiri atau satuan,” tegas dia.
Tak hanya itu, sang Jenderal juga memberi penekanan, untuk memelihara kemampuan dasar keprajuritan. Maksimalkan program unggulan TNI dalam rangka mendukung program pemerintah.
“Pelihara dan rawat aset-aset kantor, rumah dinas dan yang paling penting, bina keluarga dengan baik, siapkan pendidikan anak sejak dini,” tandas dia. (aha)
















