PALEMBANG, fornews.co-Munculnya respon positif terhadap Relawan Cakra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di tiap provinsi dan kabupaten/kota, menjadi pemicu semangat perubahan, termasuk masa depan politik Indonesia.
Koordinator Relawan Cakra AHY Sumsel, Muchendi Mahzareki menyatakan, optimistis bahwa prinsip muda sebagai kekuatan akan dipegang teguh oleh kawan-kawan yang tergabung di Cakra AHY.
“Prinsip ini, diyakini akan membawa terobosan kebaruan jika AHY kelak memimpin. Ketika AHY memimpin, mungkin saja dapat memicu munculnya menteri – menteri muda yang berusia di bawah 30 tahun-an,” ujarnya, Sabtu (04/08).
Menurut Ketua DPD KNPI Sumsel 2012 – 2014 itu, saat ini sudah ada beberapa negara yang mempunyai menteri di bawah usia 30 tahun. Trend ini sangat mungkin akan sampai ke Indonesia dalam waktu dekat.
“Seperti di Uni Emirat Arab, ada Shamma Al Mazrui yang diangkat menjadi Menteri Urusan Pemuda pada umur 22 tahun. Kemudian Syed Saddiq, yang diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia di umur 25 tahun. Ditambah ada Menteri Aida Hadzalalic di Swedia serta Menteri Sebastian Kurz di Austria,” katanya.
Untuk mewujudkan ini, terang Muchendi, generasi muda Indonesia tidak bisa hanya menjadi penonton saja. Tapi harus menyokong tokoh–tokoh muda yang berkompeten untuk tampil meneruskan tongkat estafet kepemimpinan.
“Jangan sampai generasi muda Indonesia kehilangan momentum, seperti di Pemilu 2019 nanti. AHY adalah tokoh muda yang berprestasi, dan punya jiwa kepemimpinan yang dapat mewujudkan cita-cita untuk generasi muda Indonesia yang lebih baik,” tandasnya.
Rencananya, Relawan Cakra AHY Provinsi Sumsel akan dideklarasikan pada Minggu (05/08) nanti. Ini melanjutkan dekalarasi Relawan Cakra AHY yang telah dilakukan pada Senin (31/07) sebelumnya. (tul)

















