YOGYAKARTA, fornews co–Sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan dampak bencana letusan Gunung Merapi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan sebesar Rp 4 miliar.
Bantuan itu digunakan untuk penanganan bencana Gunung Merapi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Empat kabupaten penerima bantuan itu yakni Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali.
Kepala BNPB, Doni Monardo, mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp 1 Miliar kepada setiap kabupaten, Kamis (19/11/2020).
“Hari ini kami memberikan bantuan Rp 1 niliar kepada satu kabupaten di DIY dan tiga kabupaten di Jawa Tengah,” kata Kepala BNPB, Doni Monardo, di Kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Kamis.
Kepala BNPB itu mengungkapkan, bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
“Saya berharap BPPTKG dapat memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.”
Pihaknya akan terus melakukan antisipasi yang berkaitan dengan erupsi Gunung Merapi sebagai upaya mengurangi risiko korban jiwa dan akan menempatkan satu helikopter agar dapat digunakan oleh Pemerintah DIY dan Jateng,
Dijelaskan, kehadirannya ke Yogyakarta untuk memastikan kesiapan menghadapi bencana Gunung Merapi setelah berkoordinasi dengan Kepala Negara Republik Indonesia, Joko Widodo.
Kepala BNPB itu meminta pemerintah setempat untuk menyiapkan barak pengungsian yang aman dan nyaman, yang nantinya bakal ditempati oleh para pengungsi bencana letusan Gunung Merapi.
Selain itu, pihaknya juga memastikan terhadap kesiapan logistik, fasilitas kesehatan, air bersih, sanitasi dan obat-obatan, untuk para pengungsi.
Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, Kepala BNPB, Doni Monardo, berpesan agar protokol kesehatan tetap diterapkan di lokasi pengungsian.
“Mengingat status kita masih Covid-19, maka sistem protokol kesehatan harus menjadi prioritas,” kata Kepala BNPB, Doni Monardo.
BNPB bahkan telah menyampaikan pesan kepada seluruh daerah untuk lebih mengutamakan terhadap kelompok rentan atau usia lanjut, difabel, ibu hamil dan anak-anak (balita). (adam)
















