PALEMBANG, fornews.co – Dalam operasi cipta kondisi bersandi Operasi Pekat yang digelar dari tanggal 1 hingga 15 Desember 2018 lalu, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel berhasil mengamankan 6.919 botol minuman keras, 56 gerigen tuak, 6 drum miras oplosan, serta 11 karung tutup botol miras oplosan.
Barang bukti tersebut diungkap sekaligus dimusnahkan dalam rangkaian apel gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2018, di halaman Mapolresta Palembang, Jumat (21/12).
Selain barang bukti miras, aparat juga berhasil mengungkap 4 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 4 orang tersangka. Adapun barang bukti yang diamankan, 2 bungkus narkotika jenis sabu seberat 2 gram, 2.876 butir pil ekstasi , ganja kering sebanyak 15 paket dengan berat 15 kg.
Atas pengungakapan ini, Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi kinerja aparat di Jajaran Polda Sumatra Selatan dalam menjaga kondusifitas wilayah melaui operasi pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) dan peredaran minuman keras (miras) dan Narkoba.
“Saya apresiasi hasil kerja bapak Kapolda dan jajaran dalam pemberatasan narkoba ini. Acara seperti ini (Pemusnahan) sebagai bentuk publikasi pada masyarakat, bahwa negara ini tidak henti hentinya akan meberantas peredaran narkoba,” kata HD, ketika menghadiri apel gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2018 yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat di Mapolresta Palembang, Jumat (21/12).
Dalam kesempatan ini, Mantan Bupati OKU Timur itu mengatakan, meminta bagi para pecandu narkoba atau ada anggota keluarga yang mengalami ketergantungan pada narkoba, disarankan untuk segera melapor .
“Bagi para pecandu narkoba di Sumatra Selatan segera berhenti dan segera melakukan rehabilitasi di panti rehab yang telah ada,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait Operasi Lilin Musi 2018, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang membacakan pidato tertulis Kapolri, Jendral Tito Karnavian. Dalam pidatonya, bahwa operasi ini digelar serentak di seluruh Indonesia dengan maksud melihat dari dekat kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam pengamanan Natal dan tahun baru 2019.
“Selama Oprasi Lilin, akan dilakukan pengamanan sejumlah tempat yang dianggap vital, termasuk gereja dan rumah ibadah, serta arus lalu lintas untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya.(bas)

















