PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku lega bisa memenuhi janji kampanyenya bersama Wagub Mawardi Yahya. Salah satunya mengaktifkan kembali tugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Talak-Rujuk (TR).
“Pak Menteri sudah jawab keinginan masyarakat Sumsel melalui Kakanwil Kemenag. P3N di Sumsel sekarang resmi diaktifkan lagi. Ini keinginan masyarakat banyak,” kata Herman Deru, saat menghadiri ground breaking Kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, di Jakabaring,Rabu (31/10).
Menurut HD keberadaan petugas P3N ini sangat diperlukan khususnya bagi warga Sumsel yang ada di desa-desa terpelosok. Dengan aktifnya kembali para petugas ini, masyarakat khususnya calon pengantin yang hendak menikah tentu tidak lagi kesulitan untuk mengurus pernikahan.
“Kasihan warga ini, apalagi yang di desa-desa jauh terpencil kadang harus menempuh jarak puluhan kilometer untuk datang ke KUA,” tuturnya.
Bukan itu saja, dengan diaktifkannya kembali P3N, HD berharap tak hanya membuat gembira calon pengantin tapi petugas itu sendiri.
“Mudah-mudahan sekarang petugas P3N sudah lega, sudah bisa menikahkan lagi, sudah bisa bertugas lagi. Saya juga lega bisa memenuhi janji kampanye. Risiko gubernur pilihan rakyat itu begini, saya harus betul-betul memahami keinginan masyarakat yang sudah memilih saya,” ungkapnya.
HD tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama RI Lukman Hakim, permintaanya untuk mengaktifkan kembali program P3NTR di Sumatra Selatan.
Di tempat yang sama, Menag Lukman Hakim Saifuddin secara lugas mengungkapkan dukungan atas lahirnya kembali petugas P3N. Namun demikian mengenai hal-hal teknisnya, Menag meminta pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag di masing-masing daerah.
“Seperti yang disampaikan gubernur tadi, Kementerian Agama mendukung lahirnya kembali P3N. Teknisnya silakan tanya ke Kemenag,” katanya.(bas)
















