PALEMBANG, fornews.co – Wali Kota Palembang Harnojoyo bertekad, Palembang masuk dalam jajaran 4 besar kabupaten/kota dengan kemampuan ekonomi kreatif terbaik di Indonesia.
Keinginan ini disampaikan usai membuka Forum Group Discussion (FGD) terkait Pembahasan Program Kabupaten/Kota Kreatif/Kota Bekraf Deputi Infrastruktur di ruang rapat Parameswara Kantor Wako Palembang, Rabu (12/06).
“Hari ini diskusi terkait ekonomi kreatif Kota Palembang dalam rangka membangun ekonomi kreatif bermuara untuk kesejahteraan masyarakat. Ini ada tim ekonomi kreatif pusat bahwa Palembang sudah masuk 10 besar, dan berjuang untuk 4 besar,” kata Harnojoyo.
Untuk mendukung terwujudnya target 4 besar tersebut, Harnojoyo menjelaskan dalam FGD ini diikuti 16 komunitas terkait ekonomi kreatif Kota Palembang. Di antaranya kuliner, kerajinan tangan dan fesyen. Pemerintah Kota Palembang juga akan memberikan fasilitas kepada sejumlah pelaku ekonomi kreatif.
“Dari pihak Pemkot akan memfasilitasi berupa workshop dan pinjaman tanpa bunga dan tanpa angunan. Semoga dalam era digitalisasi ini bisa dengan mudah mendukung ekonomi kreatif,” tuturnya.
Sementara Deputi Infrastruktur Bekraf Republuk Indonesia, Slamet Aji Pamungkas mengatakan, sebagai badan yang bertugas mengembangkan ekonomi kreatif, maka akan melakukan diskusi ABCG (Academy, Bussines, Community dan Government) dengan Pemerintah Kota Palembang.
Menurutnya Palembang terkenal dengan sumber daya alamnya, tapi kalau dipakai lama kelamaan akan terus akan habis. Untuk itu diperlukan adanya kreativitas dari sumber daya manusia sehingga ekonomi kreatif dapat menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
“Ada 55 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang sudah dilakukan uji petik. Kemarin kita lakukan evaluasi dan seleksi, Palembang masuk 10 besar. Seperti kata Wali Kota Palembang, 4 besar bukan tujuan melainkan adalah sarana. Artinya 4 besar implementasi harus jelas dirasakan masyarakat, kita diskusi-diskusi 4 faktor ABCG, tanpa kolaborasi 4 faktor tersebut ekonomi kreatif tidak akan berjalan,” pungkasnya.(irs)
















