PALEMBANG, fornews.co – Olahraga panjat tebing diyakini dapat meningkatkan imunitas untuk melawan serangan COVID-19. Hal ini karena selain salah satu kegiatan yang cukup ekstrim ini merupakan salah satu jenis olahraga, pada kegiatan panjat tebing ini menggerakkan otot dan tubuh secara maksimal
“Dengan olahraga panjat tebing semua otot dalam tubuh akan bekerja secara keras dan maksimal, tentu jika dilakukan secara rutin bukan tidak mungkin dapat menambah massa otot dan menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan kinerja jantung,” ungkap Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Sumatera Selatan, Beni Hernedi saat menjadi narasumber pada Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing di Graha Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang, Sabtu (31/10).
Dijelaskannya, olahraga panjat tebing membutuhkan daya tahan tubuh yang fit dan dengan sendirinya jika dilakukan secara efektif serta berkala tentu akan meningkatkan daya tahan tubuh. “Nah, dengan meningkatnya imunitas tubuh tentu dapat menangkal penularan COVID-19 melalui olarahga panjat tebing ini,” jelas Ketua PMI Muba tersebut.
Beni menambahkan, saat ini FPTI Sumsel telah melakukan seleksi tim Pelatnas U-17 dan U-16. “Seleksi telah dilakukan, dan Sumsel dipastikan mengirim empat atlet panjat tebing yakni dua atlet putra dan dua atlet putri,” bebernya.
Narasumber lainnya dalam seminar itu yang merupakan Kepala Bidang Dokter Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Feri Pahrizal SKM MKM menuturkan, olahraga panjat tebing dapat memacu kinerja jantung yang bekerja lebih keras sehingga memompa darah ke seluruh bagian tubuh sekaligus melancarkan sirkulasi peredaran darah.
“Manfaat yang dirasakan dengan olahraga panjat tebing dapat meningkatkan massa otot dan banyak juga manfaat yang didapatkan untuk kesehatan tubuh kita,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seminar dan Webinar Nasional Olahraga Panjat Tebing, Ahmad Romadon mengatakan, banyak ilmu dan pemahaman baru yang diperoleh dari rangkaian seminar tersebut, terlebih rangkaian seminar diisi oleh sejumlah narasumber berkompeten yang berkecimpung pada olahraga panjat tebing.
“Kegiatan ini diikuti oleh pelaku olahraga panjat tebing dari 10 Provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam rangkaian webinar dan juga dihadiri perwakilan pengurus FPTI Sumsel,” jelasnya.
Romadon menambahkan, kegiatan seminar ini juga menjawab kegalauan pelaku olahraga panjat tebing di Sumsel yang selama masa pandemi ini dilema untuk melaksanakan latihan. “Dengan penjelasan narsum berkompeten pada rangkaian seminar ini menjawab semua kegalauan kami selaku pelaku olahraga panjat tebing,” pungkasnya. (rif)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

















