JAKARTA, fornews.co- Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) menilai, seluruh persiapan penyelenggaraan Asian Games XVIII 2018, mulai dari sisi venue, infrastruktur, penyelenggaraan, dan penyiapan atlet sudah selesai semuanya.
“Inilah, saya kira (event) olahraga yang paling masif kita laksanakan, paling banyak kita bangun, dan paling banyak atlet latihannya baik di dalam maupun luar negeri. Sehingga kita harap bisa memperlihatkan hasil yang baik untuk kebanggaan bangsa. Mari satu minggu lagi kita cek lagi,” ujar Jusuf Kalla, dalan jumpa pers usai rapat kordinasi, di Ruang Jumpa Pers SU-GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (03/08) pagi.
Sebagai Ketua Dewan Pengarah, JK yang didampingi sejumlah pejabat terkait, meninjau kesiapan beberapa venues dan Wisma Atlet Kemayoran, dan memimpin langsung Rapat Koordinasi Kesiapan Asian Games, 15 hari menjelang pembukaan Asian Games.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melaporkan, bahwa venue-venue baik yang di Jakarta maupun kawasan Jakabaring Sport City Palembang Sumatra Selatan, Jawa Barat, dan Banten telah siap 100 persen.
Kemudian, untuk kesiapan atlet sendiri, baik CdM Asian Games Indonesia Syafruddin maupun Menpora Imam Nahrawi juga menyampaikan, seluruh persiapan akhir telah dilakukan dengan baik.
“Seluruh atlet sudah mempersiapkan dengan baik, doakan tetap pada performa terbaik untuk mempersembahkan prestasi yang membanggakan Indonesia,” ujar Menpora.
Sebelum, Jusuf Kalla meninjau Wisma Atlet, di Kemayoran, Jakarta, dan langsung naik ke lantai 7 Tower 1 serta fasilitas pendukung lainnya berjalan optimal. Menariknya, JK bersama rombongan juga mengunjungi Kali Item yang saat ini menjadi salah satu kendala bau di Wisma Atlet. Bahkan di pinggir kali, Wapres sempat memakan buah pisang. “Ini bau pisang aja,” kata Wapres memastikan bau menyengat kali sudah tak tercium lagi.
Usai melihat kondisi Wisma Atlet, JK melihat venue atletik dan akuatik di komplek Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pada kunjungan tersebut, Wapres bertemu dan berdialog dengan para atlet, termasuk dengan atlet muda juara dunia lari 100M U-20, yaitu Lalu Muhammad Zohri.
“Terima kasih semuanya, untuk anak-anakku semua, ini bukan saja prestasi pribadi tetapi prestasi negara. Di saat mendapatkan medali berarti memuliakan negara,” tandasnya, saat menemui para atlet. (tul/setkab.go.id)

















