MUBA, fornews.co—Percepatan pembangunan jalan bebas hambatan (TOL) penghubung Betung, Tempino dan Jambi, terus direalisasikan dengan melakukan pembebasan lahan di sepanjang jalan penghubung tersebut.
Kepala Kantor BPN Muba, Romanus, mengungkapkan luas pengadaan tanah untuk pembangunan TOL sebesar 1.065 Ha membutuhkan 1.474 bidang dari 6 kecamatan dan 27 desa.
Untuk memenuhi persyaratan pembangunan jalan TOL, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin segera melakukan pengadaan tanah.
“Agar lebih efektif dan efisien, dengan pertimbangan luasan dan panjang lokasi yang akan dibebaskan, kami telah menyiapkan base camp di empat titik,” katanya.
Empat titik lokasi itu yakni di Kecamatan Tungkal Jaya, Desa Gajah Mati, Kecamatan Keluang, dan Kecamatan Bayung Lincir.
Kepala Kantor BPN Muba itu mengatakan, untuk pengadaan penilaian pertanahan akan dilakukan pada bulan Juli 2021.
Sedangkan untuk pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak, serta penitipan uang ganti kerugian ke pengadilan, kata Romanus, akan dilakukan mulai Agustus hingga Desember 2021.
Pihaknya memastikan tim yang bertugas di lapangan akan bekerja penuh.
“Kita pastikan yang di lapangan bekerja penuh dan menjadi tim work yang solid,” katanya.
Pihaknya juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah Kabupaten Muba dan Provinsi Sumsel.
Sementara itu, Kakanwil Badan Pertanahan Sumatera Selatan melalui Kepala Bidang Pengadaan Tanah mengatakan pelaksanaan pembangunan jalan TOL harus ketat dan tepat waktu.
“Pelaksanaan ini harus dilakukan dengan ketatdan tepat waktu, karena semua masyarakat di Musi Banyuasin sudah menginginkan sekali pembangunan (TOL) ini terbangun,” kata Edison.
Sementara itu, Sekda Pemkab Muba Apriyadi memberikan apresiasi kepada Kanwil BPN Sumsel yang telah bergerak cepat merespon keinginan Pemkab Muba.
Tidak cukup memberikan apresiasi kepada Kanwil BPN, Sekda Pemkab Muba itu juga berterima kasih kepada camat dan kades yang ada di Tim pembangunan jalan TOL.
“Kalau tidak didukung oleh kita semua, saya yakin kita belum tentu duduk sama-sama di sini, hari ini, menyiapkan lahan untuk jalan TOL ini,” ungkap Sekda Apriyadi.
Kepada wartawan, Apriyadi, berpesan kepada semua yang tergabung dalam Tim harus paham betul bahwa pembangunan TOL yang akan digarap itu adalah program stategis nasional.
“Kita diberikan amanah dan mandat untuk menyiapkan tanah walaupun Tim ini diketuai oleh pak Romanus.”
“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Apriyadi. (adam)

















