
KAYUAGUNG- Sebanyak 50 siswa/i SMA Negeri 2 Kayuagung digembleng tentang penanggulangan sejak dini akan bahaya kebakaran diprakarsai Tim PBK Badan Kesbangpolinmas OKI, di lapangan Segitiga Emas Kayuagung, Rabu (12/10). Melalui edukasi penanggulangan bahaya kebakaran ini diharap pelajar dapat mengerti dan mengaktualisasikannya.
Kepala Kesbangpolinmas OKI Pratama Suryadi menyatakan,kegiatan edukasi ini guna memberikan pengetahuan tentang penanggulangan dini akan bahaya kebakaran.
“Pada itinya kami memberikan edukasi pada siswa bagaimana penanggulangan sejak dini akan bahaya kebakaran,” kata Pratama, Rabu (12/10).
Dia mengaku edukasi akan bahaya kebakaran ini sudah dilakukan sejak 11 Oktober lalu dan akan dilanjutkan hingga 13 Oktober diikuti pelajar SMA 3 Unggulan Kayuagung.
Dia menilai saat ini sebagian besar sekolah tingkat atas masih minim menyediakan alat pemadam api ringan (APAR). Padahal alat itu sangat berguna jika suatu saat terjadi kebakaran.
“Kami menghimbau agar sekolah-sekolah supaya memiliki APAR dan hal ini tertuang dalam Perda. Dengan adanya alat ini akan membantu pemerintah daerah upaya penanggulangan dini akan bahaya kebakaran,” katanya.
Redo, siswa kelas X SMA Negeri 2 Kayuagung menyatakan dirinya sangat mengapresiasi langkah pemerintah memberikan edukasi positif terhadap pelajar tentang upaya penanggulangan bahaya kebakaran.
“Pelatihan ini sangat berguna bagi kami. Apalagi langsung praktik. Dengan begitu, kami bisa mengetahui bagaimana cara penggunaan APAR dan langkah penanggulangan bahaya kebakaran,” ucapnya.(fian)

















