KAYUAGUNG, fornews.co – Pembagian beras sejahtera (Rastra) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akan dilakukan secara non tunai. Pemberlakuan pembagian rastra dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini rencananya mulai diterapkan pada Oktober 2019 mendatang.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKI, Amirudin menerangkan, saat ini pihaknya tengah melakukan validasi data sehingga ketika BPNT ini diterapkan data penerima ini sudah benar-benar valid.
“Saat ini tim masih terus melakukan validasi data agar benar valid. Jadi untuk Juni hingga September masih diberikan bantuan beras. Jadi kami pastikan nanti datanya benar valid,” katanya, Senin (27/05).
Terkait cara penyaluran, lanjut Amirudin masyarakat bisa melakukan penukaran di e-Warung yang diberdayakan dari warung-warung milik masyarakat di setiap desa yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Rencananya akan ada 357 e-Warung.
“Idealnya satu desa ada satu hingga dua e-warung yang akan melayani PKM untuk melakukan transaksi BPNT agar ditukar dengan beras dan telur. Jumlahnya kan Rp110 ribu/KPM atau 10 kg beras tapi bentuknya sudah diuangkan,” jelasnya.
Hingga saat ini, hasil validasi data sudah ada lebih kurang 3.000 PKM yang mengundurkan diri di seluruh kecamatan Kabupaten OKI. Selain penerima rastra, yang mengundurkan diri ini juga termasuk penerima PKH.
Menurutnya, masyarakat jangan terlena atas bantuan yang telah diterima ini. “Sekarang ini bagaimana menjadi masyarakat yang berdaya, mengembangkan keterampilan yang ada sehingga lebih mandiri tanpa bergantung dengan bantuan yang diberikan pemerintah selama ini dalam bentuk apapun,” tandasnya.(rif)
















