KAYUAGUNG, fornews.co – Puluhan warga Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang tergabung dalam Pro Jokowi (Projo) geruduk Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten OKI, Jumat (06/03) pagi.
Kedatangan massa yang didominasi oleh emak-emak ini ke Kantor Dinsos OKI adalah untuk menuntut agar TKSK Pedamaran di berhentikan karena empat bulan bantuan sembako atau yang saat ini dikenal dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada 2019 lalu tidak diterima warga.
Koordinator Aksi, Muhammad Ludfi mengungkapkan, kehadiran tersebut mewakili dan memfasilitasi masyarakat yang emat bulan tidam menerima bantuan ini agar haknya dapat dipenuhi.
“Inikan hak mereka kalau selama ini aman saja, jadi pertanyaan kami empat bulan itu bermasalah,” ungkapnya.
Menurutnya, dari pihak Kemensos sendiri telah menyerahkan ke setiap daerah melalui petugas. Pihaknya menduga ada permainan yang dilakukan oleh TKSK setempat.
Dia berharap permasalahan ini dapat segera selesai dan Dinsos dapat memberikan solusi terkait masalah ini. “Karena ini untuk kepentingan masyarakat yang selama ini sudah menerima bantuan tersebut,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinsos OKI, H Reswandi mengatakan, pihaknya akan segera mencari solusi terkait permasalahan tersebut dengan cepat. Meskipun demikian, hal ini menurutnya harus tetap sesuai prosedur dan mekanisme yang ada.
Untuk antisipasi hal yang sama terjadi di wilayah lain, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk memeriksa lebih lanjut. Selain itu, ke depan pihaknya juga akan menyiapkan kontak pengaduan agar masalah-masalah seperti ini bisa segera diantisipasi. (rif)

















