SEKAYU, fornews.co – Pembangunan jaringan listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kilovolt (Kv) oleh PT PLN untuk penerangan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin (Muba), terhambat.
Perwakilan PT PLN UP3 Palembang, Ahmad Zaini mengungkapkan, proyek pembangunan tower SUTM dari Gardu Induk Sungai Lilin Desa C3, sampai dengan Desa Sri Gunung, yang telah mencapai 40% itu terhambat terkait permintaan ganti rugi dari masyarakat Srigunung dan Peninggalan.
“Perihal ganti rugi, kami tidak bisa memberikan ganti rugi terhadap tanam tumbuh masyarakat karena tidak sesuai degan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Zaini pada audiensi ke Pemkab Muba, Rabu (24/10).
Namun lanjut Ahmad, pihak PLN bersama Pemkab Muba, akan mencarikan solusi untuk mempertimbangkan tanam tumbuh warga yang melewati jalur ROW SUTM. Serta pihaknya menargetkan, pembangunan jaringan listrik tersebut rampung 2018 ini.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, H Apriyadi meminta kepada masyarakat turut serta mendukung pembangunan jaringan listrik SUTM.
“Tolong warga di Sungaililin, bantu pembangunan jaringan listik ini, karena niat kita (Pemerintah) untuk memberikan pasokan listrik kepada saudara-saudara kita di Lalan (daerah terpencil),” kata Apriadi.
Sekda juga mengintuksikan kepada Camat Sungaililin, untuk berkoordinasi ke desa-desa yang dilewati jaringan listrik itu guna memperlancar pembangunannya.
Audiens juga dihadiri Kabag Ekonomi Setda Muba Erdiansyah, PT Mep Humaidi Rozali, Camat Sungai Lilin Emilya Aprianita SSTP MSi, dari PT Asra Sarana Raya Binso Johari, PLN Pangkalan Balai Trisman, dan Rahadian PLN UP3 Palembang. (bas)

















