CIANJUR, fornews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) membawa aparatur desa ke Batalyon Infantri Raider 300, Cianjur, Jawa Barat, guna meningkatkan kualitas dan wawasan pada bimbingan teknis teta kelola pemerintahan desa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Apriyadi yang hadir pada pembukaan di Cianjur, Rabu (22/9/2021) kemarin, mengharapkan, materi yang diberikan baik teknis maupun pengalaman, serta peraturan terbaru yang diberi para pemateri dapat digunakan dan diterapkan peserta bimtek.
“Nantinya dapat menjawab tuntutan dan permasalahan penyelenggaraan pemerintahan desa, dan keterampilan teknis sumber daya aparatur untuk mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa,” ujar dia.
Apriyadi mengungkapkan, dalam rangka percepatan penyusunan laporan realisasi APBDESA, sesuai batas waktu yang telah ditetapkan maka Pemkab Muba melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, menggunakan dana APBD 2019, telah menganggarkan pengadaan server dan jaringan internet agar dapat di akses 227 desa di wilayah Muba secara online. Pemerintah desa di kabupaten Muba, sambung dia, sangat mendukung program menuju Smart village.
“Sejak Januari 2020 akses jaringan internet dan aplikasi siskeudes online dapat diakses oleh 227 pemerintah desa, laporan realisasi APBDESA yang merupakan bagian laporan keuangan pemerintah Kabupaten Muba dapat disampaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan,” ungkap dia.
Apriyadi melanjutkan, pada 8 Januari 2021 lalu laporan rekapitulasi realisasi APBDESA tahun 2020 dan laporan kekayaan milik desa per 31 Desember 2020 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Palembang dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumsel, sebagai bagian laporan pertanggungjawaban desa tercepat nomor 1 di Indonesia untuk ke-4 kalinya di tahun 2020.
Sebagai penghargaan atas pencapaian tersebut, Pemkab Muba melalui alokasi dana Desa tahun 2021 memprioritaskan pengadaan kendaraan roda dua, dan kenaikan honor sebesar Rp1.000.000,- perbulan untuk perangkat desa yang menjadi operator siskeudes.
“Sedangkan pengadaan kendaraan roda dua untuk kepala desa telah dianggarkan dalam APBDESA Tahun Anggaran 2019, yang digunakan untuk mempermudah pelayanan dan mobilitas kepala desa di lingkungan desa,” jelas dia.
Sementara, Komandan Yonif Raider 300/Bjw, Letnan Kolonel Inf Jani Setiadi mengapresiasi komitmen Pemkab Muba dalam melatih perangkat desa di wilayah Muba.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, perangkat desa di Muba jadi lebih terlatih kedisiplinannya, agar kelak dapat melayani warga lebih maksimal,” tandas dia. (aha)

















