SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin (Muba), M Toha Tohet mengklaim, pelantikan dan pengambilan sumpah 203 pejabat di lingkungan Pemkab Muba bebas dari praktik suap dan jual beli jabatan.
Hal itu ditegaskan Toha Tohet saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi, pejabat fungsional, pejabat fungsional Pemkab Muba, di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (14/7/2026).
Sebanyak 203 pejabat dilantik itu terdiri dari enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 165 Pejabat Administrasi, tiga Pejabat Fungsional, 28 kepala sekolah, dan satu kepala puskesmas. Pada momen tersebut juga dilakukan pengukuhan pejabat sebagai bagian dari penataan organisasi dan perubahan nomenklatur sejumlah perangkat daerah
“Pelantikan ini merupakan bagian dari manajemen ASN yang dilaksanakan secara profesional sesuai regulasi yang berlaku. Tanpa praktik suap, jual beli jabatan, maupun intervensi yang bertentangan dengan ketentuan, serta kebutuhan organisasi, agar tata kelola pemerintahan semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujar dia.
Toha berharap, amanah yang diterima para pejabat menjadi motivasi untuk bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Khusus bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, diminta agar mampu menghadirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, kolaboratif, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kemudian, sambung dia, kepada pejabat administrator, pejabat pengawas, camat, kepala puskesmas, dan kepala sekolah yang baru dilantik, agar memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin, menjaga stabilitas pemerintahan di wilayah.
“Juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan. Karena jabatan merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan menjadi penguasa,” tegas dia.
“Masyarakat Muba penuh harap kepada kita agar menjadi pelayan terbaik. Masyarakat butuh kebijaksanaan, ketepatan, dan keramahan dari aparatur pemerintah. Prioritaskan kebutuhan masyarakat semampu kita,” imbuh dia.
Pada pelantikan tersebut, juga dilakukan perubahan nomenklatur sejumlah perangkat daerah. Seperti, Demoon Hardian Eka Suza sekarang menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Rudianto menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Mursalin menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi; dan Riki Junaidi tetap memimpin Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dengan penyesuaian nomenklatur.
Berikutnya, dr Sharlie Esa Kenedy MARS sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan; Erdian Syahri sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang; Yus Farizal Pebriansyah sebagai Sekretaris Satpol PP; Suryadi sebagai Camat Lalan.
Bupati Toha juga menyerahkan surat keputusan Pelaksana Tugas (Plt) kepada beberapa pejabat, yakni Indita Purnama sebagai Plt Kasat Pol PP; M Ridho sebagai Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman; Frans Gustian sebagai Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan; M Hatta sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan; serta Noor Yosept Zaath sebagai Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah. (aha)
















