SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin membuka seleksi penerimaan CPNS dan PPPK Muba Formasi Tahun 2021.
“Kita sudah mendapatkan hasil usulan formasi dengan jumlah formasi PPPK Guru sebanyak 2.955, lalu PPPK non Guru 105 terdiri dari 103 tenaga kesehatan dan 2 formasi tenaga teknis. Sedangkan formasi CPNS sejumlah 46 dengan rincian 27 tenaga kesehatan dan 19 tenaga teknis,” ujar Plt Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo, Jumat (7/5/2021).
Sunaryo menerangkan, jumlah formasi untuk Muba didasarkan pada Keputusan Menteri PAN dan RB RI Nomor 572 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Terkait pelaksanaan ujian seleksi akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku yakni khusus untuk seleksi PPPK Guru dilaksanakan melalui UNBK Kemendikbud.
“Sedangkan seleksi CPNS dan PPPK Non Guru dilaksanakan dengan CAT BKN. Muba secara mandiri menggelar ujian seleksi di Gedung Dharma Wanita Sekayu dengan 100 komputer. Seperti pelaksanaan seleksi tahun lalu di Muba, kali ini tetap akan dierapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.
Meski sudah menerima kepastian seleksi penerimaan CPNS dan PPPK, namun Sunaryo belum bisa menyebutkan tanggal pastinya namun diperkirakan akhir Mei 2021 ini.
“Rincian formasi dan waktu pelaksanaan secara umum yakni rentang waktu bulannya sudah kita peroleh. Namun tanggal pasti mulai seleksinya masih tentatif. Kita akan terus koordinasikan lagi dengan BKN,” tukasnya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengimbau kepada semua calon peserta seleksi CPNS dan PPPK agar mempersiapkan diri dengan baik.
“Ini kabar gembira buat masyarakat Muba dan Indonesia umumnya. Di tengah wabah pandemi Covid-19, pemerintah tetap hadir dengan berbagai upaya pencegahan sekaligus membuka kesempatan lapangan kerja. Silakan, putra-putri terbaik kita untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pesan saya jangan percaya calo. Belajar serius dan berdoa kepada Tuhan,” ucap Dodi.
Terkait teknis pelaksanaan tes, lanjut Dodi, Pemkab Muba akan berkoordinasi dengan BKN dan stakeholder lainnya agar tetap selalu mengedepankan protokol kesehatan.
“Tahun lalu kita berhasil melaksanakan tes seleksi di tengah pandemi, alhamdulillah dengan sarpras prokes yang kita miliki semua peserta dapat mengikuti pelaksanaan tes dengan aman, prinsipnya Muba siap,” tukasnya. (ije)
















