SEKAYU, fornews.co – Sebanyak 3.000 vaksin rabies disediakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan (TPHP) bagi warganya yang ingin mevaksin hewan peliharaan khususnya kucing, anjing, dan kera. Ribuan vaksin itu disebar secara gratis sebagai bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September mendatang.
“Kita lakukan penyuntikan vaksin kepada hewan peliharaan. Ini gratis, kita lakukan mulai 14-30 September di empat lokasi yakni Puskeswan Sekayu, Babat Toman, Sungai Lilin, dan Plakat Tinggi,” ujar Kepala Dinas TPHP Muba, A Thamrin, Senin (14/09).
Menurut Thamrin, vaksinasi hewan peliharaan ini sangat penting dilakukan. Sebab, bukan hanya mengantisipasi hewan peliharaan dari penyakit rabies, namun juga sang pemilik hewan.
“Kita mengimbau dan mengajak masyarakat yang memiliki hewan peliharaan untuk dibawa ke Puskeswan guna divaksin. Kita terus sosialisasikan ini sesuai dengan program Bupati Muba Dodi Reza Alex yaitu Muba Zero Rabies,” katanya.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas TPHP Muba, Muslimin menambahkan, hewan penular rabies di Indonesia yaitu anjing, kucing, dan kera.
“Sedangkan yang dapat terserang rabies, selain ketiga hewan itu, hewan ternak, semua mamalia dan manusia juga dapat terserang rabies,” jelasnya.
Penyakit rabies, sambung dia, dapat menyebabkan kematian karena virus rabies yang terdapat dalam air liur hewan yang sakit masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan lain dan berjalan melalui susunan saraf perifer (tepi) menuju susunan saraf pusat, sehingga akan merusak otak dan mengakibatkan kematian.
“Rabies itu dapat ditularkan melalui gigitan hewan penderita, kontak antara luka dengan air liur hewan atau manusia penderita rabies. Tanda-tandanya mengeluarkan air liur berlebihan, perubahan perilaku, takut air, cahaya atau suara, melipat ekor ke dalam antara paha, mengejar atau menggigit sesuatu yang bergerak, sebelum mati terlebih dahulu lumpuh dan kejang-kejang,” terangnya.
Oleh karena itu, penyakit rabies dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan secara teratur. Bagi manusia yang terkena gigitan hewan segera cuci luka gigitan menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit serta segera melapor ke Puskesmas atau pusat pelayanan kesehatan lainnya.
“Jadi, ayo warga Muba yang punya hewan peliharaan segera datang ke Puskeswan agar hewannya divaksinasi,” ajaknya.
Bupati Muba Dodi Reza Alex mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama yang memiliki hewan peliharaan di rumah, baik anjing, kucing, ataupun kera, dan lain sebagainya yang dapat tertular sekaligus menularkan penyakit rabies.
“Ini merupakan kesempatan bagus untuk masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dan perawatan hewan kesayangan. Apalagi ini tanpa dipungut bayaran,” ujarnya. (ije)

















