
PENDOPO, fornews.co – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), untuk aktivasi Bandara eks Stanvac di Kecamatan Talang Ubi, dijadikan bandara komersil mulai babak baru.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PALI, Sunardin SH menyampaikan, untuk menyeriusi pengaktivasian bandara teraebut, pihaknya telah mendatangkan dua konsultan berpengalaman untuk mulai menggarap bandara yang memiliki landasan pacu sepanjang 1.300 meter ini, Rabu (31/05). Kedua konsultan tersebut Ir Sudono dan Ir Prasetyo Ito dari Kementrian Perhubungan RI.
“Dua konsultan ini sangat berpengalaman dan berkelas internasional. Terminal Tiga Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Jeddah dan Amsterdam Belanda menjadi bukti kualitas konsultan ini,” ujarnya, Kamis (01/06).
Sambung Sunardin, dari survey lapangan, kedua konsultan ini akan mulai mengerjakan perencanaan pembangunan beberapa sarana pendukung bandara. “Nanti akan kita ketahui fasilitas pendukung apa yang akan segera dibangun dan dimana posisinya akan ketahuan,” katanya.
Ia mengaku optimis, bandara ini kelak akan sangat menjanjikan disisi bisnis. Mengingat secara geografis, letak bandara berada di tengah-tengah Sumatera Selatan (Sumsel). “Calon penumpang asal Sekayu, Muaraenim, Prabumulih, Lahat, Baturaja, tentu akan memilih bandara ini bila hendak bepergian. Karena jarak yang lebih dekat,” terangnya.
Karena itulah, bebernya, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM sangat antusias untuk segera mengaktifkan kembali aset bandara ini. “Dalam pandangan Pak Bupati, dengan diaktivasinya bandara ini, maka nanti dapat memacu perekonomian masyarakat. Akan banyak pengunjung atau penumpang akan singgah di sini, sehingga membuka peluang masyarakat,” pungkasnya. (son)

















