PALEMBANG, fornews.co – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah warga di Gang Setia, Jalan Ki Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, pada hari Rabu, (10/07) menimbulkan persoalan lain bagi korban.
Tak hanya rugi harta benda, melainkan tak kalah penting dari semua itu, ada permasalahan administrasi seperti surat tanah, KTP, Ijazah Sekolah dan surat-surat lainnya. Seperti diungkapkan Tilu (salah satu korban kebakaran) kepada fornews.co saat di temui di lokasi kebakaran, Kamis (11/07). Ia juga meratapi, jika peristiwa kebakaran yang terjadi pada pukul 09.00 Pagi WIB tersebut terjadi begitu cepat.
Dirinya berserta tetangga begitu panik dan tidak sempat menyelamatkan beberapa surat berharga yang mereka miliki. Yang terpikir oleh mereka saat itu bagaimana menyelamatkan diri mereka dari amukan si jago merah yang sudah membesar.
“Karena panik, kami hanya berpikir menyelamatkan diri dan keluarga, sehingga banyak surat-surat yang belum terselamat,” ujarnya.
Ibu paru baya ini berharap, agar pemerintah untuk mendata para warga secara kolektif dan membuatkan secara gratis surat mereka yang telah hangus terbakar.
“Dalam keadaan begini, kami tidak punya uang untuk mengurusi surat, dan juga nanti anak-anak mau sekolah. Semua kelengkapan untuk sekolah juga terbakar, kami juga memohon bantuan pemerintah,” terangnya.

Sementara Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda yang melakukan peninjauan ke lapangan mengimbau kepada para warga (korban) untuk tidak bingung dengan permasalahan administrasi.
“Kami ingin warga tahu, bahwa kami Pemerintah Kota Palembang, ada untuk warga, kalian tidak sendiri. Mengenai permasalahan administrasi, nanti akan kita urus dan akan kita ganti sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Selain itu, Finda juga memastikan bahwa anak-anak yang masih menempuh jenjang pendidikan baik SD, SMP dan SMA harus tetap bersekolah pada hari Senin, di tahun ajaran baru ini.
“Jangan dipikirkan jangan disedihkan, ini jadi tanggungan kami. Nanti ada bantuan berupa tas, buku, seragam dan sebagainya sebelum hari senin supaya mereka tetap sekolah. Walau belum maksimal, tapi sudah bisa sekolah,” tandasnya. (irs)

















