KAYUAGUNG, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar berkeinginan agar keberadaan ruas Tol Trans Sumatra di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) bisa memberikan dampak bagi daerah. Bukan hanya daerah yang dipimpinnya, namun Iskandar juga ingin ruas tol ini berdampak positif bagi kabupaten tetangga.
“Kita ingin membukakan pintu ekonomi tidak hanya untuk warga OKI, tapi juga untuk kabupaten tetangga yang tidak dilalui langsung oleh tol seperti OKU Timur bahkan OKU,” kata Iskandar saat memaparkan penambahan exit tol Trans Sumatra di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Palembang, Senin (05/08).
Menurut Iskandar, tersambungnya infrastuktur strategis dengan sentra ekonomi rakyat seperti potensi agroekonomi di Mesuji dan Lempuing, Kabupaten OKI serta kawasan agropolitan Belitang, OKU Timur, ini sejalan dengan visi misi Presiden RI, Joko Widodo yang akan melanjutkan pembangunan infrastruktur agar terhubung ke industri pertanian, perikanan, dan perkebunan.
“Kami hanya menindaklanjuti visi presiden untuk menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan,” ujarnya.
Iskandar beranggapan bahwa konektivitas antara infrastruktur dengan sentra lumbung pangan Sumatra Selatan ini penting untuk menjaga pasokan pangan serta mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami butuh exit tol yang bisa menyambung ke sentra pertanian. Maka sekarang sedang di-exercise agar ada konektivitas antara infrastruktur dengan sentra ekonomi rakyat seperti pertanian, perkebunan untuk menjaga pasokan dan distribusi,” tegasnya.
Untuk akses exit tol Trans Sumatra ruas PPKA sepanjang 77 kilometer itu, Pemkab OKI mengusulkan tiga alternatif akses jalan yaitu ruas Lubuk Seberuk-Mataram Jaya, jalur Surya Adi-Suka Mukti, dan alternatif ketiga pada ruas Bumi Arjo-Mataram Jaya. (rif)

















