
PALEMBANG, fornews.co-Rusaknya sebagian besar jalan negara yang ada di wilayah Sumsel, membuat pengguna jalan menggerutu lantaran merasa kurang nyaman.
Titik-titik kerusakan jalan negara tersebut, berada di jalan Palembang-Betung, Betung-Bayung Lencir, jalan poros Soekarno –Hatta, Jalan Lingkar Prabumulih-Baturaja, sebagian jalan arah Kayuagung-Lampung, dan beberapa titik jalan lain.
“Saya dari Jambi, mulai dari melewati Bayung Lencir, Betung, masuk ke jalan ini (Soekarno Hatta), minta ampun. Lubangnya banyak, kalau hujan lihat sendirilah beceknya gimana. Ini jadi makanan kami sebagai sopir ya tiap hari. Kami hanya berharap bisa baguslah jalan ini,” keluh Herman,45, sopir truk asal Medan, saat berhenti di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Palembang, Jumat (24/02).
Memang, khusus jalan poros Soekarno-Hatta dari arah Simpang empat Tanjung Api-Api, hingga menuju Simpang Musi Dua, tercatat ada beberapa titik yang badan jalannya mengalami kerusakan, baik berlubang maupun aspal yang pecah dan tidak rata.
Menanggapi persoalan jalan negara ini, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha menyatakan, berdasarkan laporan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel dan Balai Besar jalan, memang diharapkan terutama jalan negara, pada Maret nanti semua sudah selesai tender dan mulai pengerjaan, hingga sebelum hari raya telah selesai semua.
“Kita berdoa, disisa Februari, Maret dan April nanti curah hujan tidak terlalu tinggi, sehingga pengerjaannya berlangsung dengan cepat dan baik. Pengerjaan jalan negara ini diutamakan pada daerah-daerah yang memang dilintasi banyak pemudik atau volumenya tinggi,” katanya.
Saat ditanya apakah daerah bisa memperbaiki jalan negara dengan uang daerah, Giri menegaskan, bahwa hal itu tidak bisa. Tapi harus selalu berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan agar mereka segera memperbaiki dan mempercepatnya agar bulan Maret sudah bisa bekerja. “Tidak boleh, kalaupun boleh tentu sudah kita antisipasi, nanti kita mengeluarkan uang daerah dan nanti di proses oleh BPK, maka akan bermasalah dikemudian hari,” tandasnya. (tul)















