PALEMBANG, fornews.co – Kalah telak 0-5 di leg 1 saat bermain di Madura, tak membuat pemain Sriwijaya FC gentar. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada leg 2, Kamis (21/02) sore, Yogi Novrian dkk mampu mengimbangi permainan Madura United.
Meski harus kalah 1-2, namun secara umum permainan Sriwijaya jauh lebih baik dibandingkan leg 1. Yogi dkk lebih berani keluar menyerang, mendapat sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat tak mampu dikonversi menjadi gol.
“Kita sudah kerja maksimal, anak-anak kerja di lapangan semangat dan tidak gampang menyerah. Kita senang anak-anak akhirnya bisa membobol gawang tim sekelas Madura,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan pada post match press conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (21/02) sore.
Menurut Hartono, Yogi dkk telah menjalankan instruksi yang diberikannya dengan baik. Strategi serangan balik yang dimainkan Sriwijaya, berjalan lancar.
“Hanya saja kurangnya peluang yang ada tidak menjadi gol. Meski kalah tapi saya tetap bangga dengan penampilan anak-anak di pertandingan tadi,” kata Hartono.
Hanya kalah tipis 1-2, menurut Hartono, berkat kerja keras Yogi dkk. Selain itu mereka juga bermain disiplin dan bisa meredam gaya permainan Madura.
“Kekurangan kita di leg 1 sudah diperbaiki dan kita sudah evaluasi kelebihan Madura. Kita antisipasi di pertandingan tadi dan alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik,” tutur Hartono.
Sementara itu penyerang Sriwijaya FC, Adistya Wicaksana mengaku senang bisa mencetak gol untuk Sriwijaya di laga tadi. Meski mendapat beberapa peluang, namun diakuinya pemain Sriwijaya yang mayoritas pemain muda kalah pengalaman dari pemain Madura
“Tidak menyangka bisa cetak gol tadi. Saya masuk lapangan misi saya memang mengincar gol untuk Sriwijaya. Pas dapat peluang tadi tiba-tiba saja dan langsung eksekusi,” ujarnya.
“Kalau bicara semangat bertanding kita unggul, tapi soal pengalaman dan skill individu kita kalah,” imbuh jebolan Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) ini. (ije)

















