PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC (SFC) kembali kedatangan pemain bertahan yang musim lalu menjadi kampiun Liga 1 2017 bersama Bhayangkara FC, Alfin Tuasalamony.
Pemain 25 tahun ini mengaku ingin mencari tantangan baru setelah mencatatkan prestasi membanggakan musim lalu. Meski hanya bermain di 8 laga musim lalu, namun hal itu menandai comeback-nya Alfin usai cedera parah akibat kecelakaan di tahun 2015.
“Saya gabung ke SFC karena ingin mencari tantangan baru dalam karier saya. Lagipula saya dengar kalau klub ini targetnya juara kompetisi dan saya lihat materi pemain yang dimiliki saat ini sangat menunjang target itu. Selain itu kebetulan saya sudah lama gak bertemu pak RD, dan dipanggil lagi sama pak RD itu (sesuai) keinginan saya,” kata Alfin ditemui di Stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang, Kamis (28/12) sore.
Alfin menilai materi tim SFC musim ini sangat bagus. Dia melihat banyak pemain bintang disini, mulai dari pemain bertahan, gelandang maupun penyerang terdapat pemain berlabel bintang.
“Saya sangat senang gabung disini. Saya mau SFC lebih baik dari musim lalu, karena musim lalu SFC hanya di papan tengah bahkan sempat ada di zona bahaya, saya ingin bawa SFC kembali ke top performance,” tutur pemain asal Tulehu, Maluku, ini.
Diakui Alfin, usai cedera parah 2015 lalu, kondisinya sudah jauh lebih baik sekarang. Meski demikian, untuk bisa kembali ke kondisi sebelum cedera mendera, dia membutuhkan latihan khusus dan waktu yang lebih.
“Kondisi saya sekarang alhamdulillah masih saya jaga. Tapi untuk kembali ke puncak performa, saya memang butuh waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih SFC Rahmad Darmawan mengatakan, Alfin dan Saepulloh Maulana telah tiba sejak Rabu (27/12). Meski demikian keduanya belum bisa gabung dalam latihan bersama Adam Alis dkk.
“Ada Alfin dan Saepulloh yang gabung hari ini. Tapi karena baru datang kemarin dan baru ikut sesi pertama hari ini, maka hanya diberikan sesi latihan ringan saja. Kemudian mulai besok mereka akan dapat latihan ekstra untuk mengejar ketertinggalan dalam kondisinya,” kata RD. (ije)

















