KAYUAGUNG, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) menginstruksikan agar setiap perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten tersebut untuk membuat embung untuk dijadikan sumber air saat musim kemarau. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin SPd MM, Rabu (28/11).
Menurutnya, instruksi ini akan segera disampaikan kepada seluruh perusahaan perkebunan di OKI melalui surat edaran Bupati. “Ini akan segera diperintahkan agar edaran tersebut segera sampai dan bisa segera dilaksanakan,” katanya.
Dijelaskannya, dalam edaran itu nantinya setiap perusahaan diimbau untuk membuat embung dengan luas 2 hektare di setiap 2.000 hektare lahan perusahaan. “Jadi nanti setiap 2.000 hektare harus punya embung dengan luas 2 hektare dan kedalaman harus di bawah permukaan air laut, dengan begitu walau saat musim kemarau airnya tetap ada,” jelasnya.
“Dengan adanya embung ini nantinya akan menjadi sumber air saat musim kemarau karena banyak embung di lahan. Apalagi di beberapa lokasi yang agak masuk ke dalam sumber airnya agak sulit dan ini diharapkan dapat membantu,” tambahnya.
Jadi, lanjut Husin ketika terjadi kebakaran ada helikopter yang mau melakukan water bombing atau mobil pemadam kebakaran yang mau masuk ke lokasi kebakaran tidak lagi kesulitan air.
Diungkapkannya, perusahaan perkebunan di OKI sendiri rata-rata memiliki luas lahan lebih dari 2.000 hektare. “Ada yang 5.000 hektare ada yang sampai puluhan ribu. Perintah ini sebenarnya sudah ada tapi belum begitu ditegaskan, tapi kali ini akan betul-betul ditegaskan. Coba kalau tiap 2.000 hektare ada embung petugas tidak akan kesulitan mencari sumber air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (rif)
















