SEKAYU, fornews.co – Kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi di Kecamatan Tungkaljaya, Sabtu (17/02/2018), tidak disia-siakan warganya berkeluh kesah terkait rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pandansari, Kecamatan Tungkaljaya, Heriyanto yang mewakili petani plasma di desanya saat berdialog langsung dengan Plt Bupati. Ia meminta kepada orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate, menyikapi harga beli Koperasi Unit Desa (KUD) Buana terhadap TBS kelapa sawit milik warga di bawah standar harga.
“Kami berharap, bapak Bupati dapat membantu kami menyelesaikan permasalah ini. Kami juga meminta dilakukannya rapat anggota tahunan KUD Buana,” harapnya.
Mendengar keluhan warganya tersebut, Beni, langsung meresponnya dengan akan membentuk tim penyelesaian masalah antara pengurus KUD Buana dengan anggotanya. Selain itu, juga akan melaksanakan rapat penyelesaian.
“KUD dengan anggotanya, harus menyelesaikan permasalahan ini dengan mengedepankan musyawarah,” tegas Beni.
Pemkab Muba, memegang prinsip apa yang dikerjakan rakyat akan dikerjakan juga oleh pemerintah. Dengan kata lain sambung Beni, pemerintah akan selalu bersama dengan warganya untuk meraih kesejahteraan.
“Saat ini, selain komoditas padi, kelapa sawit dan karet terus menjadi perhatian kita untuk meningkatkan kualitasnya sehingga menghasilkan TBS yang sesuai terget dengan tatakelola yang benar,” ujarnya.
Sesuai visi-misi kelapa sawit dan karet ini ke depan, akan ada tempat pengelolaannya di Muba. “Kami (Pemjab Muba) ingin daerah penghasil seperti di tempat kita, juga menjadi daerah industri. Untuk itu tolong kita harus ramah dengan investor,” kata Beni. (ibr)
















