SEKAYU, fornews.co – Tinggal di daerah yang masih terkendala jaringan internet yang belum mengcover semua wilayah tidak menghalangi kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Bayung Lencir bekerjasama dengan stasiun radio untuk menyiarkan belajar dari rumah.
“Dalam hal ini kita bekerjasama dengan radio lokal. Jadi materi pembelajaran peserta didik, kita sajikan lewat saluran radio,” ujar Ketua TP PKK Bayung Lencir, Agustuti, Selasa (18/08).
Astuti berharap, dengan program ini bisa mempermudah para peserta didik dalam menerima pembelajaran dari rumah. Selain itu pembelajaran lewat radio ini bisa mengurangi beban dari sejumlah permasalahan yang ada pada pembelajaran secara online. Dengan program belajar lewat radio ini peserta didik tetap dapat produktif mendapatkan materi pembelajaran di rumah meski masih dihadapkan pada pandemi COVID-19.
“Alhamdulillah bisa di-support Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir. Kami ucapkan terima kasih juga kepada sponsor program di Radio Bayung Lencir ini yaitu PT PHE Jambi Merang,” katanya.
Ketua PGRI Kecamatan Bayung Lencir, Temon mengapresiasi inisiatif TP PKK Bayung Lencir bersama Pemerintah Kecamatan yang mengakomodir kebutuhan warga masyarakat khususnya di Kecamatan Bayung Lencir.
“Kami bersyukur atas kepedulian Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir yang sangat peduli dengan pendidikan para peserta didik,” ucapnya.
Pada launching program Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Radio ini, Ketua TP PKK Bayung Lencir Agustuti secara simbolis membagikan 50 radio kepada PGRI Bayung Lencir untuk didistribusikan ke kelompok-kelompok luring pembelajaran peserta didik.
Terpisah, Bupati Muba Dodi Reza Alex meminta agar perangkat kecamatan dan desa khususnya di kawasan yang sulit akses jaringan internet agar dapat turut melaksanakan program belajar lewat radio untuk peserta didik.
“Tidak ada alasan untuk tidak memfasilitasi kebutuhan anak-anak peserta didik. Belajar lewat radio ini juga sebagai salah satu solusi bagi daerah yang kesulitan sinyal untuk tetap menerapkan pembelajaran jarak jauh,” tegasnya. (ije)

















