PALEMBANG, fornews.co-Munculnya dukungan Partai Hanura kepada Herman Deru sebagai Bakal Calon Gubernur (Balon gub) Sumsel periode 2018-2023, menjadikan konstelasi politik di Bumi Sriwijaya semakin dinamis.
Dampak dari sikap Hanura yang mengarah ke Herman Deru, maka publik politik Sumsel langsung memprediksi akan ada empat pasangan calon (Paslon) pada Pemilihan Gubernur (pilgub) Sumsel 2018 nanti. Yakni, Dodi Reza Alex (DRA), Ishak Mekki (IM), Herman Deru (HD) dan Syaifuddin Aswari Rifai (SAR).
Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda menilai, bisa jadi akan ada empat Paslon Gubernur Sumsel yang muncul pada pilgub mendatang. “DRA,HD-MY,IM,SAR,” ujarnya.
Nah, jika benar akan terjadi empat paslon yang bertarung, Giri mengungkapkan, pertarungan akan sangat ketat dan tidak mudah untuk seluruh calon. Bagi calon yang mempunyai survei tertinggi malah harus khawatir dengan kondisi ini. apalagi, dengan kekuatan strong supporter yang belum masif dari setiap calon.
“Maka, analisa saya akan terjadi pertarungan keras dan saling serang diantara kandidat yang maju. Semoga saja hanya saling serang masalah program, bukan masalah pribadi,” ungkapnya.
Saat ditanya, bahwa PDIP dinilai publik politik Sumsel sebagai partai yang memegang kunci pada pilgub Sumsel 2018 ini. Karena, selain pemilik kursi terbanyak (13 kursi) di Parlemen Sumsel, ada tiga kader yang bakal tampil sebagai kontestan bakal calon wakil gubernur, Giri menyatakan bahwa ada potensi untuk menang.
“Artinya ada potensi menang. Kemudian, mengajak kader serta membangun visi yang sama Sumsel ke depan. Bukan cari sekadar pemimpin yang bisa menang, tapi malah membuat Sumsel kacau,” jawabnya.
Disinggung adanya nama Eddy Santana Putra dan Muhammad Irwansyah, selain nama Giri Ramanda yang berpotensi menjadi bakal calon wakil gubernur, Giri menyatakan siapapun yang diusung partai, yang lain harus taat dengan keputusan. (tul)

















