
PENDOPO, Fornews.co – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mulai mengenalkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 4 April mendatang dengan menggelar sosialisasi kepada seluruh kades.
Kegiatan sosialisasi pilkades serentak tersebut dilaksanakan, Senin (13/2) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo. Dalam sosialisasi tersebut, diputar video seseorang dengan segala kekurangannya namun mampu menjadi motivator bagi banyak orang.
“Dalam video tadi kita lihat, orang tanpa lengan dan kaki mampu hidup tanpa membebani orang lain. Dari situ kita harus bisa ambil hikmahnya, bahwa kita serba lengkap dan potensi di wilayah kita serba ada harus mampu bersaing lebih maju lagi dalam menggerakan serta memanfaatkan potensi kita masing-masing,” ucap Kepala Dinas PMD PALI, Ferdian.
Ia menjelaskan, jika ujung tombak pembangunan ada di tangan kades sehingga kades harus bisa bersinergi dengan pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten PALI. “Apalagi Bupati melalui programnya ingin menyaingi kota Palembang dan bercita-cita menjadikan PALI sebagai salah satu kota metropolitan di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),” terangnya.
Menurutnya, sebagai kabupaten yang mempunyai potensi alam yang melimpah, maka dirinya merasa optimistis cita-cita tersebut bisa terwujud. “Kita punya segalanya disini, pertanian, perkebunan serta Migas terdapat di PALI.Jadi saya yakin keinginan itu bisa terwujud, asalkan semua elemen terutama dari desa bergerak, bahu membahu dan bersinergi mendukung semua program pemerintah,” katanya.
Ia meminta kades harus membuat program yang dapat mensejahterakan rakyat, apalagi saat ini kades mendapat Alokasi Dana Desa (ADD) yang jumlah berkisar Rp700 juta sampai Rp800 juta pertahun disetiap desa.
“Kades ujung tombak dari pemerintahan. Makanya kades harus jual program untuk mensejahterahkan rakyat, manfaat ADD untuk kepentingan masyarakat setempat,” jelas Ferdian. (son)
















