SEKAYU, fornews.co – Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) RI, Basuki Trikora Putra menyampaikan, pembangunan SPBU di Kecamatan Plakat Tinggi, Musi Banyuasin (Muba), merupakan upaya pemerintah memberi pelayanan penyaluran BBM Satu Harga bagi masyarakat di Bumi Serasan Sekate.
“Hadirnya Lembaga Penyalur BBM Satu Harga menegaskan upaya pemerintah mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Suatu kegembiraan bagi masyarakat di sini, untuk mendorong perekonomian karena ini merupakan energi sumber dari segala kehidupan,” ujar Basuki, pada acara Peresmian SPBU Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Kamis (16/9).
Basuki mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 254 BBM Satu Harga yang dibangun di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Muba, ini stasiun BBM Satu Harga yang ketiga diresmikannya. Pertama di Kecamatan Lalan, kedua di Kecamatan Babat Toman dan sekarang ini Kecamatan Plakat Tinggi.
“Mohon dukungan bupati dan unsur Forkompinda di Plakat Tinggi untuk mengawasi agar penyaluran BBM Satu Harga bisa sampai ke lembaga penyalur kepada masyarakat, terutama penyaluran BBM bersubsidi,” ungkap dia.
Sementara, Wakil Bupati Beni Hernedi, mengapresiasi dan berteri makasih kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), serta Kementerian ESDM yang sudah mencanangkan Program BBM Satu Harga, termasuk di Kecamatan Plakat Tinggi.
Beni berharap, dengan penyaluran BBM Satu Harga dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian, sehingga kesejahteraan masyarakat di daerah ini dapat terwujud dengan baik.
Kiranya juga, sambung Beni, dapat dibangun SPBU yang serupa di wilayah kecamatan lainnya dalam Kabupaten Muba yang belum tejangkau. BBM Satu Harga ini sudah sangat tepat hadir di Muba, ini yang menjadi harapan masyarakat selama ini.
“Hadirnya BBM Satu Harga menjawab kebutuhan masyarakat atas akses energi yang terdekat dengan harga sesuai aturan, maka kita sangat berterimakasi dengan pemerintah pusat,” jelas dia.
Beni juga menyampaikan bahwa di tahun 2016 yang lalu Pemkab Muba bersama Alm Nazaruddin Kiemas di Komisi VII DPR-RI, mengurusi permasalahan di segi Energi Sumber Daya Mineral, telah berjuang bersàma untuk mewujudkan energi berkeadilan ini.
“Waktu itu kita sampaikan berulang kali dengan beliau, agar Kabupaten Muba masuk dalam spot kategori 3T. Kalau hanya melihat dari sisi 3T saja, maka hanya Kecamatan Lalan yang pantas didirikan BBM Satu Harga, oleh karena itu kita ucapkan terimakasih banyak kepada almarhum atas perjuangannya untuk Kabupaten Muba,” tandas dia. (aha)

















