
PALEMBANG, fornews.co-Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan, anggota Brimob bersama Sabara Polda akan bergabung di Palembang untuk mengamankan pusat perbelanjaan, perbankkan, tempat wisata sampai dengan tutup tetap dijaga.
“Untuk sasaran operasi pengamanan lebaran tentunya seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan lainnya kita jadikan sasaran operasi,” ujarnya, pada apel gelar pasukan operasi Ramadniya Musi 2017 di halaman Mapolda Sumsel, Senin (19/06).
Agung Budi mengungkapkan, keseluruhan personil yang diturunkan pada operasi Ramadniya ini meliputi anggota polisi sebayak 2460 personel, ditambah dari TNI 900 personel dan lainnya seperti Pol PP, Perhubungan, BPBD, Kesehatan, Damkar dengan total personil sekitar 4800 lebih.
“Kami mengimbau, bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran agar sebelum meninggalkan rumah dapat memastikan keamanan seperti mengecek listrik, kompor, air, dan kendaraan yang ditinggal harus dipastikan aman. Bahkan masyarakat yang ingin mudik bisa menitipkan rumah yang ditinggal ke Polsek terdekat, dengan melaporkan alamat sehingga akan menjadi sasaran patroli Polsek,” terangnya.
Agung melanjutkan, beberapa hari kedepan pihaknya akan turun langsung ke perbatasan Sumsel dan Lampung, untuk mengecek kesiapan anggota Polri yang bertugas.
“Ada informasi disana sering terjadi bajing loncat, jadi sudah saya perintahkan kalau mendapati ada bajing loncat harus ditindak tegas, jangan sampai aktifitas masyarakat diwilayah Sumsel terganggu, ini tidak boleh dan harus kita tindak,” tandasnya. (tul)















