BATURAJA, fornews.co – Seorang begal yang beraksi di Deda Manggala, Kecamatan Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU), nyaris tewas diamuk massa. Beruntung anggota Polsek setempat segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP), sehingga nyawa tersangka begal terselamatkan.
Tersangka yakni, Riski Hairul (18) warga Blok B Desa Tanjung Makmur, Sinar Peninjauan, OKU, ini didapati polisi sudah tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke Puskesmas Peninjauan, untuk mendapat tindakan medis.
Kapolres OKU AKBP Drs NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Peninjauan, AKP Rachmad Aji di dampingi Aiptu Koderi membenarkan telah mengamankan satu dari tiga kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dihakimi massa.
Rahmat menceritakan, kejadian tersebut Kamis (02/11) sekitar pukul 21.00 WIB. Di mana pihaknya mendapatkan laporan dari warga Desa Mendala, bahwasanya warga telah mengamankan satu pelaku begal.
“Mendapat laporan warga telah mengamankan seorang tersangka curas, kita langsung meluncur ke TKP (Desa Mendala) mengamankan tersangka dari amuk massa dan langsung di bawa ke Puskesmas Peninjauan, untuk mendapatkan perawatan,” ujar Kapolsek, Jumat (03/11).
Selanjutnya Kapolsek menjelaskan, kejadian curas tersebut di perbatasan antara Desa Tanjung Makmur, dengan Desa Marga Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan. “Korbannya pelajar SMP warga desa Marga Mulya, yang pulang dari acara ulang tahun di Desa Tanjung Makmur, dan kita langsung kontak ke Polsek Sinar karena TKP nya di sana,” terangnya.
Lanjut Rahmat, warga Desa Mendala, yang mendapat informasi ada begal melarikan sepeda motor langsung mengejar dua sepeda motor yang melintas. “Satu pelaku terjatuh langsung di hajar massa, sedangkan satu rekannya lolos dari kejaran warga,” imbuhnya.
Tersangka diamankan berikut barang bukti satu unit sepeda motor beat warna putih, dan sebilah golok. “Tersangka berikut barang bukti kita serahkan ke pihak Polsek Sinar Peninjauan, dan tersangka masih di rawat di Puskesmas Peninjauan,” tukasnya.
Belakangan di ketahui bahwa korban curas tersebut adalah Wulan bin Sugito (14) pelajar SMP Warga Desa Marga Mulya, yang berboncengan dengan Fera yang menggunakan motor Beat warna putih, dan rekannya Zahranisa binti Sukarno (14) warga desa yang sama yang mengemdarai sepeda motor Mio Soul warna putih.
Saksi mata menuturkan awalnya empat pelajar warga Desa Marga Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, OKU, pulang hadiri acara ulang tahun teman di Desa Tanjung Makmur, saat tiba tiba di gapura batas desa di hadang kawanan begal becadar, dengan menodongkan sebilah golok.
“Saat itu sekitar jam 20.30 WIB, kami ber empat mengendarai 3 sepeda motor pulang dari acara ulang tahun teman di Desa Tanjung Makmur. Pas sampai di gapura batas desa, kami di hadang orang bercadar dengan menodongkan golok, dengan terpaksa kawan saya menyerahkan motornya,” kata Hamun.
Ia menjelaskan, melihat gelagat yang tidak beres, sontak Hanum berbalik arah Tanjung Makmur, dan melaporkan kejadian ke warga setempat, bahwa rekanya sepeda motor Wulan (13) yang berboncengan dengan Fera (14) dan Anisa di rampas di tengah jalan.
“Warga langsung menghubungi setiap desa bahwa telah terjadi peristiwa perampasan sepeda motor di perbatasan Desa Tanjung Makmur, dan Marga Mulya, dan pelaku melarikan diri ke arah Desa Sri Mulya,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sinar Peninjauan IPDA Eddi Hernata melalui Kanit Reskrim Bripka Roni menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dan informasi baik itu dari korban maupun para saksi.
“Informasi dari korban pelakunya sekitar 4 orang, satu tersangka berhasil diamankan, tersangka lainnya masih dalam pengejaran. Saat ini tersangka Riski, masih dalam perawatan dan belum bisa di mintai keterangan, karena kondisinya belum memungkinkan,” pungkas Roni. (gus)

















