BATURAJA, fornews.co – Ramainya aktifitas di pasar tradisional di OKU jelang hari raya Idul Fitri 1439 H sangat rawan aksi kriminalitas. Pihak kepolisian pun melakukan antisipasi dengan menurunkan personel untuk memberikan imbauan secara langsung.
“Kita mengimbau ibu-ibu yang lagi berbelanja agar jangan terlalu berlebihan membawa uang dan perhiasan. Kemudian jika ada orang yang sok kenal padahal kita tidak mengenalnya agar cepat-cepat menjauh atau bisa langsung mencari anggota kepolisian di lokasi pasar dan melaporkan hal tersebut,” kata Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Bhabinkamtibmas Sukaraja Brigadir Deni Arfan, saat memberikan arahan kepada warga yang sedang berbelanja di Pasar Atas Baturaja, Selasa (12/06).
Hal tersebut kata Deni sebagai bentuk antisipasi jika saja orang tersebut pelaku kejahatan dengan modus hipnotis, karena seluruh pelaku kejahatan semuanya keluar menjelang Lebaran.
“Untuk antisipasi copet, usahakan menempatkan tas berisi uang belanjaan di bagian depan dan dapat terlihat oleh kita,” kata Deni.
Lebih lanjut Deni menambahkan, dirinya dan Bhabinkamtibmas lainnya akan selalu keluar masuk pasar hingga H-1 dimana saat itu pengunjung pasar tradisional akan lebih membeludak lagi. “Kita mendapat tugas untuk memberikan imbauan kepada masyarakat yang berbelanja jadi hingga H-1 nanti kita akan terus keluar masuk pasar,” pungkasnya. (ije)

















