SEKAYU, fornews.co – Polres Musi Banyuasin kembali melakukan Gerakan Bakti Sosial Peduli COVID-19, Jumat (15/05). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepolisian untuk membantu Pemkab Muba meringankan beban masyarakat di Kabupaten Muba yang tengah mengalami kesulitan atas bencana non alam COVID-19.
Pembagian paket bahan pokok yang dilakukan di halaman Mapolres Muba ini, dipimpin langsung Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dan disaksikan unsur Forkopimda Muba seperti Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muhammad Saiffudin Khoiruzzamani dan Sekda Muba Apriyadi.
Menurut Kapolres, kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh jajaran kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Yudhi berharap dengan adanya bantuan paket sembako ini dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak COVID-19. Dalam kesempatan ini, Yudhi juga mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi standar Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah terkait dengan penanggulangan COVID-19 seperti physical distancing.
“Untuk hari ini, bantuan sembako ada sebanyak 13 ton beras, 2 ton minyak goreng, mie instan 500 dus dan 500 nasi kotak yang terdiri dari 2.000 paket sembako yang akan disebarkan di Kota Sekayu dan Polsek Jajaran Polres Musi Banyuasin,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Yudhi menegaskan bahwa sinergitas merupakan hal yang paling penting dalam menghadapi pandemi virus Corona di Kabupaten Muba.
Sementara itu, Sekda Muba Apriyadi mewakili Bupati dan Pemkab Muba mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polres Muba ini. Menurut Sekda, kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas di bulan suci Ramadan dan sebagai wujud nyata kepedulian semua jajaran baik Pemerintah maupun Polres terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19 di wilayah Kabupaten Muba.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat dimaknai sebagai wujud dari rasa solidaritas dalam membantu sesama umat dan teriring harapan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Saya berharap kepada masyarakat Kabupaten Muba untuk terus mengikuti imbauan pemerintah agar membatasi aktivitas di luar rumah dan menjaga jarak,” tukasnya. (ije)

















