BATURAJA, fornews.co – Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno unggul telak dari petahana, Jokowi – Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, Rabu (17/04), pada pemilihan di rumah tahanan (Rutan) Baturaja, OKU.
Dari 247 mata pilih yang ada di rutan, sang penantang memperoleh sebanyak 208 suara, selebihnya 31 suara milik sang petahana bernomor urut 01.
Jumlah suara ini berasal dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) pegawai di Rutan Baturaja, yang melakukan pencoblosan di TPS 18, Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur.
”Ya, untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah dilakukan penghitungan, hasilnya sekitaran 80 persen pasangan nomor urut 02 unggul dari pasangan nomor urut 01,” kata Kepala Rutan Baturaja Herdianto.
Herdianto menjelaskan, para WBP Rutan Baturaja sangat antusias mengikuti proses pesta demokrasi ini. Pelaksanaan pemungutan suara pun berjalan lancar, hanya saja ada sedikit kendala kekurangan 2 lembar surat suara untuk presiden dan wakil presiden .
“Kekurangan surat suara tersebut baru kita ketahui setelah petugas KPPS membuka surat suara pagi tadi, yang disaksikan oleh saksi, Panwas dan petugas KPPS,” ungkapnya.
Di balik antusiasnya partisipasi pemilih WBP, Herdianto juga sangat menyayangkan karena tidak semua warga binaan di rutan yang bisa menyalurkan hak pilihnya dengan beberapa alasan. Tidak terdaftar karena baru masuk rutan dan ada pula sebagian kecil bukan warga OKU.
Dikatakan, penghuni Rutan Baturaja berjumlah 490 orang, tetapi hanya 247 orang yang bisa berpartisipasi, itu pun termasuk pegawai rutan.
“Sangat sayang masih banyak WBP yang belum bisa menyalurkan hak pilihnya, padahal WBP di sini hampir 99 persen warga OKU,” tukasnya.(gus)

















